Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2013

Jagad Bebas Kiper Ini Ternyata Pernah Jadi Astronot

Tak semua pesepakbola hanya mengandalkan otot. Ada beberapa pemain yang ternyata memiliki otak encer, salah satunya adalah mantan kiper Newcastle United, Shaka Hislop.

Hislop merupakan salah satu kiper terbaik sepanjang sejarah The Magpies. Ia memperkuat Newcastle pada 1995–1998. Ia sukses mengantar timnya dua kali menjadi runner up Premier League di bawah asuhan Kevin Keegan.


Hislop memulai kariernya sebagai kiper pada 1992 dan bergabung dengan klub Reading. Sebelum menjadi pemain profesional, Hislop ternyata memiliki pekerjaan sebagai astronot.

Ia sempat bekerja di NASA dengan beberapa ilmuwan top dunia di Space Station Freedom Project. Ia juga sempat bekerja pada beberapa proyek NASA di Kepulauan Karibia. Seperti dilansir dailymail, Hislop menempa pendidikannya di Washington dan memiliki gelar di bidang teknik mesin.

Setelah 15 tahun menjadi kiper, Hislop memutuskan pensiun pada 2007. Ia lalu kembali bekerja di bidang pendidikan dan olahraga di Quinnipiac University, Amerika Serikat. Ia memiliki jabatan sebagai asisten pelatih.

Sumber


Baca Selengkapnya- Kiper Ini Ternyata Pernah Jadi Astronot

Rabu, 01 Mei 2013

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Liga Champion Semalam Barcelona VS Bayern Munchen


Bayern Munich mengukuhkan keunggulan atas tuan rumah Barcelona setelah menang besar 3-0 pada leg kedua semi-final Liga Champions, Rabu (1/5) malam.

Kemenangan itu meloloskan Bayern ke final di Wembley untuk bertemu sesama tim Jerman, Borussia Dortmund yang sehari sebelumnya menyingkirkan Real Madrid. Tiket final kian bermakna karena Bayern sukses menaklukkan Barcelona dengan keunggulan agregat tak terbantahkan, 7-0! 

Sebenarnya Barcelona berharap sebuah aksi "remontada" yang luar biasa. Belum ada tim dalam sejarah Liga Champions yang mampu membalikkan defisit agregat empat gol menjadi sebuah kemenangan. Selain Sergio Busquets dan Eric Abidal yang terpaksa absen akibat cedera, Barcelona juga harus menyimpan Lionel Messi di bangku cadangan karena sang bintang tidak merasa 100 persen fit tampil. Di kubu Bayern, striker Mario Mandzukic kembali menjadi andalan lini depan.

Babak Pertama

Tidak banyak peluang bersih yang memaksa kedua kiper melakukan penyelamatan berarti sepanjang babak pertama. Bayern mengancam melalui pergerakan Arjen Robben yang lolos dari perangkap off-side. Saat berada di dalam kotak penalti, Adriano berhasil menyusul dan menetralisir ancaman tersebut. Robben kembali menghadirkan ancaman ketika umpan terobosannya mencapai Bastian Schweinsteiger. Dengan tumit Basti mengarahkan bola kepada Philipp Lahm di belakangnya. Kali ini tekel Gerard Pique yang mematahkan ancaman itu.

Sulit menembus rapatnya pertahanan Bayern yang dikawal duet Daniel van Buyten dan Jerome Boateng, Pedro Rodriguez melepaskan tembakan jarak jauh yang ditepis Manuel Neuer ke atas mistar. Beberapa menit kemudian, umpan dada Cesc Fabregas disambut tendangan voli kaki kiri Xavi Hernandez. Upaya sang kapten melayang ke atas mistar.

Pertandingan tetap berjalan menarik karena kedua tim berjuang memanfaatkan setiap jengkal lapangan. Barisan pertahanan Barcelona dengan berani meladeni serangan Bayern secara fisik. Para pemain Bayern juga kerap melepas penguasaan bola dengan memberikan operan-operan yang salah atau melakukan pelanggaran tak perlu.

Upaya tuan rumah sepanjang sepuluh menit terakhir babak perama mengurung pertahanan Bayern tetap tak membuahkan hasil. Kelihatan jelas Barcelona masih membutuhkan figur Messi sebagai pendobrak pertahanan lawan. Skor tanpa gol dibawa ke ruang ganti.

Babak Kedua

Pertandingan praktis selesai saat babak kedua baru berjalan empat menit. Umpan panjang David Alaba mencapai Robben. Sekali gerak, sayap internasional Belanda itu menemukan sudut kegemarannya dan membidik tiang jauh. Bola melesak menggetarkan jala gawang Victor Valdes. Kini Barcelona harus mengejar enam gol.

Bayern tetap mengatur ritme permainan meski sudah unggul. Sementara, moral Barcelona mulai menurun. Apalagi Tito Vilanova justru menarik keluar Xavi dan Andres Iniesta untuk digantikan dengan Thiago Alcantara dan Alexis Sanchez. Secara statistik penampilan dua motor lini tengah Barcelona itu memang tidak terlalu baik.

Bayern juga melakukan pergantian pemain, seperti Schweinsteiger dan Martinez, dengan alasan menjaga kebugaran dan kemungkinan sanksi akumulasi kartu. Menit 72, tim tamu mampu menggandakan keunggulan. Pergerakan dari sayap kanan diakhiri Ribery dengan umpan menyilang. Bola menghantam lutut Pique dan malah meluncur ke dalam gawang sendiri.

Selesai sudah, Barcelona. Tetapi, Bayern merasa belum cukup. Setelah sempat dikejutkan dengan sundulan David Villa yang membentur sisi luar tiang gawang, Bayern melesakkan gol tambahan pada menit ke-76. Umpan silang Ribery diteruskan dengan sundulan Muller di tiang jauh tanpa bisa dicegah Marc Bartra dan Adriano.

Aktivitas papan pencatat skor terhenti hingga di situ. Barcelona tetap tak mampu menaklukkan Neuer, sedangkan upaya Bayern menyamai skor kemenangan di leg pertama tidak berhasil. Kemenangan Bayern dengan skor agregat 7-0 ini merupakan rekor terbesar sepanjang sejarah semi-final Liga Champions.

Barcelona Victor Valdes; Gerard Pique, Marc Bartra, Dani Alves, Adriano; Alex Song, Xavi, Andres Iniesta; Cesc Fabregas, Pedro Rodriguez, David Villa.

Bayern Manuel Neuer; Jerome Boateng, Daniel van Buyten, Philipp Lahm, David Alaba; Javi Martinez, Bastian Schweinsteiger; Franck Ribery, Thomas Muller, Arjen Robben; Mario Mandzukic.

Sumber
Goal.com

Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Liga Champion Semalam Barcelona VS Bayern Munchen

Selasa, 30 April 2013

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Liga Champion Semalam Real Madrid VS Dortmund



Kemenangan Real Madrid atas Borussia Dortmund dengan skor 2-0 di leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Madrid, Selasa atau Rabu (1/5/2013) WIB, menjadi sia-sia. Madrid tetap tersingkir karena kalah agregat 3-4 dari Dortmund.

Ini menjadi kegagalan yang ketiga secara beruntun bagi Madrid di babak semifinal Liga Champions. Sebelumnya, Madrid disingkirkan Barcelona pada 2010-2011 dan Bayern Muenchen setahun berselang di babak yang sama. Impian meraih gelar Liga Champions kesepuluh harus dikubur dalam-dalam.

Butuh kemenangan minimal 3-0 untuk membalas kekalahan telak 1-4 di kandang lawan, Madrid pun memainkan Luka Modric untuk menemani Xabi Alonso di lini tengah menggantikan tempat Sami Khedira yang disimpan di bangku cadangan. Modric memiliki kemampuan menyerang lebih baik ketimbang Khedira.

Sementara itu, Dortmund tetap memainkan skuad terbaik. Striker Robert Lewandowski menjadi tumpuan mencetak gol, yang dibantu trio Jakub Blaszczykowski, Mario Goetze, dan Marco Reus.

Butuh gol cepat demi menciutkan semangat Dortmund, Madrid pun nyaris membuka keunggulan pada menit ke-4. Sayangnya, meski tinggal berhadapan dengan Roman Weidenfeller, sepakan Gonzalo Higuain masih mengenai kaki sang kiper.

Serangan frontal Madrid kembali menemui jalan buntu. Pada menit ke-14, tembakan voli Cristiano Ronaldo mampu diselamatkan Weidenfeller yang terlihat tampil penuh percaya diri.

Semenit kemudian, serangan Madrid kembali membuat jantung seisi publik Santiago Bernabeu berdetak kencang. Mesut Oezil mendapatkan peluang emas satu lawan satu dengan Weidenfeller. Akan tetapi, tendangan pemain asal Jerman itu malah menyamping meski tak ada tekanan dari bek Dortmund.

Setelah itu, sisa setengah jam babak pertama, laga berlangsung sedikit monoton. Madrid gagal menembus barisan pertahanan rapat Die Borussen, sedangkan serangan balik Dortmund sering tanpa tujuan jelas. Babak pertama berakhir imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, tekanan Madrid semakin mengendur. Bahkan, lima menit setelah jeda, Dortmund memiliki kesempatan terbaik membobol gawang tuan rumah. Umpan terobosan Ilkay Guendogan mengarah tepat ke Robert Lewandowski yang langsung melepaskan tendangan keras dari jarak dekat. Namun, bola masih membentur mistar gawang Diego Lopez.

Pelatih Jose Mourinho mencoba tampil lebih menyerang. Pada menit ke-56, Fabio Coentrao dan Gonzalo Higuain ditarik keluar untuk digantikan Kaka dan Karim Benzema.

Kendati demikian, justru Dortmund yang kembali mengancam. Umpan silang Marco Reus menemukan Guendogan yang sendirian di depan gawang Madrid. Hanya, aksi luar biasa Lopez yang bisa menggagalkan sepakan jarak dekat Guendogan.

Madrid akhirnya bangkit pada menit ke-83. Kerja sama apik Kaka dengan Oezil yang kemudian mengirimkan umpan silang disambut Benzema dengan tendangan keras yang akhirnya membobol gawang Dortmund.

Mendapat angin segar, Ronaldo dkk langsung kembali menggempur pertahanan Dortmund demi mencari gol kedua. Akhirnya, pada menit ke-88, Madrid mendapat gol kedua. Benzema yang bebas di sisi kiri gawang Dortmund memberikan umpan matang kepada Ramos. Tembakan kaki kiri Ramos menghunjam deras jala Dortmund. Skor kini 2-0. Namun, Dortmund tetap unggul agregat 4-3.

Butuh satu gol demi lolos. Madrid terus-menerus memberikan gempuran sampai akhir laga. Namun, skor tetap bertahan 2-0. Meski menang, Madrid tetap gagal lolos. Dortmund pun menjadi klub pertama musim ini yang memastikan tiket ke final Liga Champions yang berlangsung di Stadion Wembley, 25 Mei 2013.

Susunan pemain
Madrid:
41-Diego Lopez; 15-Michael Essien, 4-Sergio Ramos, 2-Raphael Varane, 5-Fabio Coentrao (8-Kaka 56); 14-Xabi Alonso (6-Sami Khedira 67), 19-Luka Modric; 22-Angel di Maria, 10-Mesut Oezil, 7-Cristiano Ronaldo; 20-Gonzalo Higuain (9-Karim Benzema 56)
Pelatih: Jose Mourinho

Dortmund: 1-Roman Weidenfeller; 26-Lukasz Piszczek, 4-Neven Subotic, 15-Mats Hummels, 29-Marcel Schmelzer; 6-Sven Bender, 8-Ilkay Guendogan; 16-Jakub Blaszczykowski (27-Felipe Santana 90+1), 10-Mario Goetze (19-Kevin Grosskreutz 14), 11-Marco Reus; 9-Robert Lewandowski (5-Sebastian Kehl 87)
Pelatih: Juergen Klopp

Wasit: Howard Webb (Inggris)

Sumber
Kompas


Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Liga Champion Semalam Real Madrid VS Dortmund

Selasa, 08 Januari 2013

Jagad Bebas Bepe Masuk 5 Besar Pemain Terbaik Asia


Tahun 2012 bukanlah tahun terbaik bagi Bambang Pamungkas. Striker 32 tahun ini gagal mempersembahkan gelar untuk klubnya Persija Jakarta, maupun tim nasional Indonesia.

Pemain yang akrab disapa Bepe ini ikut berpartisipasi di Piala AFF 2012. Namun, dia gagal mencetak satu pun gol dan tak bisa meloloskan Tim Merah Putih dari babak penyisihan grup. Mantan pemain Selangor ini bahkan tak diturunkan di laga penentuan melawan Malaysia.


Terlepas dari hal tersebut, Bepe ternyata masuk dalam 10 besar pemain terbaik Asia 2012 versi ESPN. Pria yang menggemari klub Inter Milan ini berada di peringkat 5, lebih baik dibandingkan Yuto Nagatomo (Inter Milan/Jepang) dan Ali Al Habsi (Oman/Wigan Athletic).

ESPN rupanya melihat Bepe tak hanya dari ketajaman di lapangan hijau. Sosoknya sebagai pemain berpengaruh di Tim Merah Putih dan Wakil Presiden Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) serta visi serta kepemimpinannya menjadi penilaian tersendiri.

"Bambang telah mencetak 16 gol untuk klub tercintanya, Persija, musim ini. Selain itu, ia juga telah melakukan banyak hal," tulis ESPN.

Menurut ESPN, Bepe telah muncul sebagai juru bicara pemain ketika banyak klub yang mengalami masalah keterlambatan gaji. Bepe juga menunjukkan visi dan kepemimpinan di tengah kisruh sepakbola di Tanah Air.

"Dia menentang ada dua liga dan dua federasi di Indonesia. Dia kembali memperkuat tim nasional demi fans. Mungkin orang sulit meniru apa yang dilakukan Bambang di lapangan, namun semua bisa belajar dari sang striker saat di luar lapangan," demikian pernyataan ESPN.


10 Pemain Terbaik Asia versi ESPN:
1. Omar Abdulrahman (Uni Emirat Arab/Al-Ain)
2. Shinji Kagawa (Jepang/Manchester United)
3. Koo Ja-cheol (Korea Selatan/FC Augsburg)
4. Lee Keun-ho (Korea Selatan/Ulsan Horangi)
5. Bambang Pamungkas (Indonesia/Persija Jakarta)
6. Yuto Nagatomo (Jepang/Inter Milan)
7. Teerasil Dangda (Thailand/Muangthong United)
8. Amjad Radhi (Irak/Arbil)
9. Rozaimi Rahman (Malaysia/Harimau Muda)
10. Ali Al-Habsi (Oman/Wigan Athletic) (one)


Sumber

Baca Selengkapnya- Bepe Masuk 5 Besar Pemain Terbaik Asia

Minggu, 15 Juli 2012

Jagad Bebas Pep Guardiola Akan Balik ke Barcelona Tahun Depan ?


Pep Guardiola dikabarkan bakal kembali melatih Barcelona tahun depan, setelah dia menghabiskan cutinya.

Kabar tersebut dihembuskan oleh Manel Estiarte, mantan direktur hubungan eksternal di Barcelona. Menurutnya Pep Guardiola pasti akan kembali menduduki kursi pelatih 'El Barca' tahun depan.

Pelatih 41 tahun itu sebelumnya meninggalkan bangku Barca pada akhir musim 2011/12. Dia mengatakan merasa lelah dan stres setelah empat musim bertanggung jawab atas tim Katalunya itu.

Namun setelah pernyataan tersebut, Pep banyak dikaitkan dengan rumor akan bergabung dengan Chelsea. Roman Abramovich, miliuner pemilik klub yang baru saja menjadi jawara Liga Champions Eropa itu, sangat tergila-gila dengan gaya Pep melatih. Selain itu, Guardiola juga sempat dikabarkan akan pindah ke Bayern Munchen pada akhir musim 2012/13.

Namun Estiarte, yang dikenal sangat dekat dengan Guardiola, yakin bahwa mantan pemain internasional Spanyol itu akan kembali ke Barca tahun 2013 nanti.

"Dia akan kembali tahun depan Dia tidak bisa pergi tanpa berkecimpung di sepak bola terlalu lama. Dia akan mulai kembali meninjau lapangan pada bulan Desember atau setelah itu," ujar Estiarte seperti dikutip Soccerway.

Sumber
http://inforingankita.blogspot.com/2012/07/pep-guardiola-bakal-balik-ke-barcelona.html
Baca Selengkapnya- Pep Guardiola Akan Balik ke Barcelona Tahun Depan ?

Kamis, 28 Juni 2012

Jagad Bebas Hasil pertandigan tadi malam euro 2012 Italia vs Jerman

Italia akhirnya memastikan diri ke final Euro 2012 usai menumbangkan Jerman di babak semifinal dengan skor 2-1, Jumat (29/6/2012). Dua gol Italia diciptakan striker Mario Balotelli, sementara Jerman lewat Mesut Ozil.

Kekalahan ini sekaligus duka ganda bagi Jerman. Prestasi tidak terkalahkan Der Panzer dalam 15 pertandingan secara beruntun akhirnya terhenti.

Bermain di Stadion Narodowy, pasukan Gli Azzurri tidak terlalu mendapatkan perlawanan yang cukup ketat dari Der Panzer. Padahal, pelatih Jerman Joachim Low menurunkan Mario Gomez dan Lukas Podolksi sejak awal.

Sayang, penampilan apik dari Balotelli pada babak pertama langsung membuat Gli Azzurri unggul 2-0. Sedangkan, Der Panzer mampu mencetak gol hiburan pada masa injury time lewat sepakan penalti dari Ozil.

Dengan kemenangan ini Italia berhak menuju babak final Euro 2012. Di babak final nanti Italia akan menantang Spanyol yang terlebih dahulu melaju ke final usai mengalahkan Portugal lewat drama adu penalti.

Babak Pertama:

Kedua tim langsung terlibat jual beli serangan sejak kickoff babak pertama. Italia membuka peluang pertamanya pada menit ketiga lewat Mario Balotteli, sayang bola masih mampu ditahan kiper Manuel Neuer.

Sedangkan, Der Panzer mengawali peluangnya lewat tandukan Mats Hummels pada menit ke-6. Tetapi, Andrea Pirlo masih mampu mengatasinya dan bola langsung diamankan oleh Buffon.

Enam menit kemudian giliran Bastian Schweinsteiger yang berusaha mencetak gol pembuka bagi Jerman. Namun, barisan belakang Gli Azzuri dengan sigap mematahkan peluang pemain Bayern Munich tersebut.

Terlalu asik menyerang Jerman malah harus kebobolan terlebih dahulu lewat serangan balik pemain Italia. Antonio Cassano berhasil menerobos lewat sektor kiri dan lolos dari tiga bek Jerman.

Cassano pun langsung melepaskan umpan lambung ke arah depan gawang Jerman. Mario Balotelli yang berada di mulut gawang dengan mudah menandukan bola ke gawang Manuel Neuer pada menit ke-20. Sementara, Italia unggul 1-0 atas Jerman.

Menit ke-35 Samir Khedira hampir membalas gol Italia. Tetapi, sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih mampu ditepis Buffon. Lagi-lagi Balotelli mengejutkan gawang Jerman pada menit ke-36.

Yah, pemain Manchester City berhasil menjebol gawang Jerman usai mendapatkan umpan jauh dari Montolivo. Balotelli yang lepas dari jebakan offside langsung melakukan sepakan dengan kencang ke gawang Jerman.

Italia pun unggul 2-0 dari pasukan Der Panzer. Sayang, Balotelli harus mendapatkan kartu kuning usai mencetak gol, karena melakukan selebrasi dengan membuka baju. Hingga akhir babak pertama kedudukan tetap bertahan 2-0 untuk Italia.

Babak Kedua:
Balotelli kembali membuka peluang di babak kedua ini pada menit ke-56. Namun, sepakannya dari dalam kotak penalti masih melebar.

Marco Reus yang menggantikan Podolksi hampir saja menjebol gawang Italia lewat tendangan bebasnya. Namun, lagi-lagi Buffon masih tangguh di bawah mistar gawang Italia dengan menepis sepakan Reus pada menit ke-61 tersebut.

Gli Azzurri kembali menyulitkan barisan pertahanan Der Panzer, kini giliran Claudio Marchisio pada menit ke-67. Tetapi, sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih melebar ke sisi gawang Neuer.

Menit ke-75 lag-lagi Marchisio mencetak peluang bagi Gli Azzuri. Sayang, usahanya tersebut masih gagal dikonversi menjadi gol. Sedangkan, Jerman menciptakan peluang lewat sundulan Hummels hasil tendangan sudut dari Kroos, tapi tandukkannya masih melambung di atas gawang Buffon.

Daniele De Natale yang menggantikan Balotelli hampir mencetak gol ketiga bagi Italia. Tetapi, peluang yang tercipta pada menit ke-82 itu sepakannya masih jauh dari gawang Der Panzer.

Petaka bagi Italia datang pada menit ke-91 usai Federico Balzaretti melakukan hands ball, alhasil wasit langsung menujuk titik putih. Mesut Ozil yang mengeksekusi penalti tak menyiakan kesempatan tersebut dan membuat skor menjadi 1-2 hingga babak kedua usai.

Susunan pemain:
Jerman:
1-Manuel Neuer; 5-Mats Hummels, 14-Holger Badstuber, 16-Philipp Lahm, 20-Jerome Boateng  (Thomas Muller’71) ; 6-Sami Khedira, 7-Bastian Schweinsteiger, 10-Lukas Podolski (Marco Reus ’46), 18-Toni Kroos, 8-Mesut Ozil; 23-Mario Gomez (Miroslav Klose’46)
 
Italia: 1-Gianluigi Buffon; 3-Giorgio Chiellini, 6-Federico Balzaretti, 15-Andrea Barzagli, 19-Leonardo Bonucci, 8-Claudio Marchisio, 16- Daniele De Rossi, 18-Riccardo Montolivo (Thiago Motta ’64) , 21-Andrea Pirlo; 9-Mario Balotelli (Antonio De Natale ’70), 10-Antonio Cassano (Alessandro Diamanti ’58).

Sumber
http://euro.okezone.com/read/2012/06/29/545/655725/dwigol-balotelli-hentikan-rekor-jerman
Baca Selengkapnya- Hasil pertandigan tadi malam euro 2012 Italia vs Jerman

Rabu, 27 Juni 2012

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Spanyol VS Portugal

Keberentungan memihak Spanyol. Lewat drama adu penalti, Tim Matador akhirnya berhasil melaju ke partai final Euro 2012. Xavi Hernandez dkk menang dengan skor 4-2 (0-0).

Dalam pertandingan yang Donbass Arena, Kamis (28/6/2012) dini hari WIB, pelatih Portugal Paulo Bento mempercayakan Hugo Almeida sebagai juru gedor didampingi oleh Cristiano Ronaldo dan Luis Nani.

Sedangkan Spanyol, entrenador Vicente Del Bosque secara mengejutkan untuk pertama kalinya memainkan Alvaro Negredo di Euro 2012. Negredo mendapatkan bantuan dari Xavi Hernandez, Andres Iniesta dan David Silva.

Babak Pertama
Jual beli serangan terjadi sejak wasit Cuneyt Cakir asal Turki meniup tanda dimulainya pertandingan. Menit sembilan, Spanyol mendapatkan sebuah kesempatan lewatn Sergio Busquets. Sayang, tendangan gelandang Barcelona itu masih melambung dari gawang Rui Patricio.

Pada menit 24, giliran Portugal yang mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Bintang Real Madrid itu melepaskan sebuah tendangan voli yang sangat keras, tapi masih melambung dari gawang Iker Casillas.

Kerja sama tiki-taka yang menjadi andalan Spanyol, terlihat begitu padu di babak pertama. Berawal dari umpan Negredo kepada Xavi, yang meneruskan umpan ke Iniesta. Sayang, tendangan Iniesta masih melambung dari gawang Portugal.

Seleccao das Quinas (julukan Portugal) tidak mau kalah. Pada menit 31, kerja sama manis Moutinho dan Perreira juga membuka ruang untuk melakukan sepakan dari luar kotak penalti, yang masih menyamping dari gawang Casillas.

Penguasaan bola memang kembali dikuasai Spanyol sepanjang babak pertama. Tapi, Portugal tidak mau kalah dan berani melakukan serangan. Sayang, skor tanpa gol bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak Kedua
Pada interval kedua, Del Bosque seperti kecewa dengan kontribusi Negredo. Dia memutuskan untuk menggantikannya dengan Cesc Fabregas, yang kembali diandalkan untuk menjadi penyerang.

Serangan balik cepat yang diperagakan Portugal kembali mendapatkan sebuah kesempatan. Pada menit 58, lewat sebuah serangan balik cepat Almeida mendapatkan bola dan langsung melakukan tendangan, yang masih tidak tepat sasaran.

Spanyol mendapatkan tendangan ke arah gawang pertama kali di pertandingan ini, setelah Xavi berusaha untuk melepaskan sebuah tendangan pada menit 68. Sayang, tendangannya masih tepat dipelukan Patricio.

Enam menit kemudian, giliran Ronaldo mempunyai peluang untuk membobol gawang Spanyol lewat tendangan bebas. Namun, sepakan pemain termahal dunia ini masih melambung dari gawang Casillas.

Portugal kembali membuang kesempatan. Lewat sebuah serangan balik, Ronaldo kembali mendapatkan sebuah peluang untuk mencetak gol. Lagi-lagi, tendangan mantan pemain Manchester United itu masih melambung dari gawang Casillas. Skor tanpa gol bertahan hingga habis dan dilanjutkan hingga babak ekstra time.

Ekstra Time
Pada pertandingan ekstra time pertama, terlihat Spanyol mulai mendominasi pertandingan. Pada menit 104, Tim Matador kembali mendapatkan kesempatan. Sayang, tendangan first time Iniesta masih dapat dihentikan Patricio.

Menjelang ekstra time pertama berakhir, Spanyol kembali mendapatkan sebuah kesempatan emas lewat tendangan bebas Sergio Ramos. Namun, tendangannya masih melambung dari gawang Portugal. Pertandingan berlanjut ke ekstra time kedua.

Spanyol kembali mengendalikan permainan. Namun, Portugal berusaha untuk menambah kekuatan lini tengah dengan memainkan Custodio dan Varrella untuk menambah data dobrak. Namun, Tim Matador kembali mendapatkan peluang untuk menghasilkan gol.

Pada menit 115, pemain pengganti Jesus Navas berusaha untuk melepaskan tendangan mendatar keras. Tapi, Patricio dan kembali masih bisa mengamankan gawangnya. Skor tanpa gol bertahan dan berlanjut ke tendangan penalti.

Eksekusi penalti
Spanyol: Alonso (Gagal), Iniesta (masuk) Pique (masuk) Ramos (masuk) Fabregas (masuk)
Portugal: Moutinho (Gagal) Pepe (masuk) Nani (masuk) Alves (gagal)

Sumber
http://euro.okezone.com/read/2012/06/26/545/653596/hadapi-jerman-chiellini-optimistis-fit
Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Spanyol VS Portugal

Minggu, 24 Juni 2012

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Italia VS Inggris


Italia secara dramatis berhasil memastikan diri lolos ke semifinal Euro 2012, setelah menundukkan Inggris melalui adu penalti (4-2) pada pertandingan perempatfinal yang berlangsung di Olympic Stadium, Senin (25/6) dini hari. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Jerman di semifinal.

Italia yang mendominasi jalannya pertandingan pada waktu normal dan extra time, menang berkat penalti Mario Balotelli, Andrea Pirlo, Antonio Nocerino, dan Alessandro Diamanti. Sedangkan Riccardo Montolivo gagal karena bola tendangannya melebar dari sasaran.

Sementara itu, Steven Gerrard dan Wayne Rooney menjadi penendang Inggris yang berhasil mengeksekusi penalti dengan sempurna. Sedangkan Ashley Young dan Ashley Cole gagal menjaringkan bola ke gawang Buffon.

Babak I
Pasukan Gli Azzurri langsung menekan sejak menit-menit awal. Hasilnya, pada menit ke-3, mereka langsung mendapat peluang melalui Daniel De Rossi yang melepaskan tendangan jarak jauh. Namun, tendangan pemain AS Roma itu membentur tiang gawang Inggris yang dikawal Joe Hart.

Tak mau kalah, The Three Lions pun membalas melalui peluang emas Glen Johnson pada menit ke-5. Berawal dari bola liar di depan gawang Gianluigi Buffon, Johnson menendang bola dari jarak dekat, tapi, kiper Juventus itu berhasil menghalauinya dengan satu tangan. Penyelamatan luar biasa dari Buffon.

Selanjutnya, Inggris lebih sering menekan. Pada menit ke-14, Johnson mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti Italia dan bola berhasil ditanduk Rooney. Sayang, bola hasil tandukannya masih melambung di atas gawang Buffon.

Setelah kedua tim silih berganti menyerang, Italia kembali mendapat peluang pada menit ke-25. Balotelli yang menerima umpan matang dari Andrea Pirlo berdiri bebas di dekat kotak penalti Inggris. Namun, lamanya keputusan yang dibuat Balotelli membuat tendangannya mampu dihadang Joleon Lescott.

Memasuki menit ke-31, Balotelli kembali mendapat peluang. Pemain Manchester City itu melakukan tendangan voli, memanfaatkan umpan matang Riccardo Montolivo. Namun, bola tendangannya masih terlalu mudah untuk diantisipasi oleh Hart.

Satu menit kemudian, Inggris langsung membalas melalui Danny Welbeck. Pemain Manchester United itu melakukan umpan satu-dua dengan Rooney dan diakhiri tendangan kerasnya ke arah gawang Buffon. Namun, bola masih melebar. Kedudukan pun masih belum berubah, 0-0.

Pada menit ke-37, Antonio Cassano mendapat peluang. Dikawal sejumlah pemain Inggris, ia masih mampu melakukan tembakan, namun, masih bisa diantisipasi Hart. Empat menit kemudian, Balotelli lagi-lagi gagal memanfaatkan peluang emas. Bola yang datang ke padanya di depan gawang Inggris keburu dihalau John Terry.

Selanjutnya, kedua tim masih sama-sama gagal menciptakan gol ke gawang lawan. Skor 0-0 pun masih bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak II
Pada menit-menit awal babak kedua, Inggris dan Italia saling bergantian melakukan serangan. Italia membuka peluang pada menit ke-48. De Rossi yang berdiri bebas dan terlepas dari jebakan offside menendang bola ke gawang Hart. Sayang, tendangannya malah menyamping.

Dua peluang emas didapat Italia pada menit ke-52. Tendangan Balotelli terlalu lemah dan bisa dihalau Hart, namun, bola langsung mengarah kepada Montolivo. Sayang, sepakan pemain AC Milan itu masih melambung di atas mistar gawang Hart.

Italia tidak lelah menggempur pertahanan Inggris. Pada menit ke-59, berawal dari crossing Ignazio Abate, Balotelli menahan bola dengan dada dan kemudian melakukan tendangan salto. Namun, bola masih belum juga mendekati sasaran.

Pada menit ke-60, pelatih Inggris Roy Hodgson mengganti dua pemain sekaligus. Untuk menambah daya serang, Andy Carroll dan Theo Walcott dimasukkan guna menggantikan Welbeck dan James Milner.

Namun, tampaknya pergantian tersebut belum menghasilkan sesuatu yang positif bagi Inggris hingga menit ke-75. Italia pun masih memegang kendali permainan serta unggul penguasaan bola.

Pada menit 78, Pelatih Italia Cesare Prandelli memasukkan Alessandro Diamanti untuk menggantikan Cassano. Pada menit 81, pemain Bologna itu pun langsung mencoba usahanya dengan melakukan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Hart.

Hingga lima menit jelang waktu normal berakhir, belum juga ada peluang berbahaya dari Inggris. Sebaliknya, Italia terus menebar ancaman. Pada menit ke-88, Antonio Nocerino yang masuk menggantikan De Rossi mendapat peluang emas di depan gawang Hart. Namun, tendangannya masih bisa dihalau Johnson.

Inggris akhirnya mendapat peluang emas jelang berakhirnya pertandingan di waktu normal. Wayne Rooney yang mendapat umpan sundulan dari Carroll, melakukan tendangan salto di depan gawang Buffon. Namun, bola hasil tendangannya masih melambung.

Hingga babak kedua berakhir, kedudukan 0-0 tidak berubah. Kedua tim harus memainkan babak extra time.

Extra Time
Inggris mendapat peluang pertama pada menit ke-95. Berawal dari tendangan bebas Steven Gerrard, kemelut terjadi di depan gawang Buffon, namun, ternyata sebelumnya terjadi offside. Sementara itu, Balotelli gagal menerima umpan Pirlo pada menit 96, padahal ia sudah terbebas dari jebakan offside.

Pada menit ke-100, Diamanti melepaskan tembakan terukur ke tiang jauh gawang Hart, namun masih membentur tiang gawang. Selanjutnya, baik Inggris maupun Italia tidak menciptakan peluang berbahaya dan babak pertama extra time pun berakhir dengan kedudukan 0-0.

Memasuki paruh kedua, Italia tetap menguasai jalannya pertandingan, namun, mereka masih kesulitan untuk menciptakan gol. Sementara itu, Inggris mengandalkan serangan balik serta memanfaatkan terkurasnya tenaga para punggawa Italia.

Pada menit ke-25, Nocerino mencetak gol ke gawang Hart, memanfaatkan umpan Diamanti. Namun, ternyata Nocerino berdiri dalam posisi offside, sehingga wasit pun menganulir gol tersebut. Hingga extra time berakhir, kedudukan pun tidak berubah, 0-0. Maka, pemenang pertandingan harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.

Penendang Adu Penalti:
Inggris: Gerrard (Masuk); Rooney (Masuk); Young (Gagal); Cole (Gagal)
Italia: Balotelli (Masuk); Montolivo (Gagal); Pirlo (Masuk); Nocerino (Masuk); Diamanti (Masuk)
 
Line-up Inggris vs Italia:
Inggris (4-4-2): Hart; Johnson, Terry, Lescott, Cole; Milner (Walcott 61’), Parker (Henderson 94’), Gerrard, Young; Rooney, Welbeck (Carroll 60’)

Italia (4-3-1-2): Buffon; Abate (Maggio 91’), Barzagli, Bonucci, Balzaretti; De Rossi (Nocerino 80’), Pirlo, Marchisio; Montolivo; Cassano (Diamanti 78’), Balotelli

Sumber
http://euro.okezone.com/read/2012/06/25/546/652914/singkirkan-inggris-lewat-tos-tosan-italia-ke-semifinal
Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Italia VS Inggris

Sabtu, 23 Juni 2012

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 SPANYOL VS PRANCIS


Tendangan penalti Xabi Alonso memantapkan Spanyol untuk melangkah ke semifinal setelah kedudukan berubah 2-0 atas Prancis.
 
Seperti biasa, Spanyol membuka laga dengan melakukan passing game. Bola dengan presisi digulirkan ke seluruh penjuru lapangan guna memancing keluar para pemain Prancis dari bidang permainan mereka.

Fernando Torres, yang bermain gemilang saat Spanyol mengalahkan Rep. Irlandia 4-0 di mana Torres mencetak dua gol indah, dicadangkan Del Bosque.

Bosque lebih mempercayakan Fabregas dan Silva untuk menggedor gawang Prancis. Prancis sendiri turun tanpa pemain sayap lincah Samir Nasri.

Laurent Blanc menempatkan Karim Benema sebagai target man yang didukung oleh Franck Ribery dan Florent Malouda di tengah.

Di luar dugaan, Prancis terus menekan pertahanan La Furia Roja lewat Benzea dan Yann M Villa. Krtiadaan seorang striker menjadikan Spanyol hanya hebat sampai lapangan tengah dan selalu gagal di penyelesaian akhir.

Menit ke-6, Busquets coba mengubah arah serangan Spanyol dengan mengirim umpan diagonal ke Silva yang berada di sisi kanan. Sayang bola terlalu deras bergulir. Sulit dijangkau winger Manchester City itu.

Spanyol kembali mengancam di menit ke-9. Sayang though pass Iniesta yang diarahkan ke kotak penalti Prancis masih terlalu kencang untuk dijangkau Fabregas.

Xabi Alonso berhasil menjebol gawang Prancis menit ke-19 lewat sundulan dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Spanyol.

"Ole, ole, ole.." Suporter Spanyol yang hadir di Donbass Arena tak pernah jenuh memberi dukungan untuk timnas kesayangan mereka.
 
Menit ke-33, Peluang kembali didapat Prancis! Sayang umpan silang Ribery dari sisi kiri tak mampu dijangkau rekan setimnya di dalam kotak penalti Spanyol. Prancis kini mulai berani bermain terbuka.
 
Hingga babak 1 berakhir, kedudukan masih tetap 1-0 untuk tim matador. Prancis tampil tertekan nyaris di sepanjang babak pertama. Strategi bertahan yang diusung Laurent Blanc belum cukup untuk membendung agresivitas para pemain Spanyol. Di paruh kedua, Le Blues harus berani tampil lebih menyerang.
 
 
Memasuki babak ke-2, masih belum ada tanda-tanda Prancis akan bermain lebih agresif di babak kedua ini. Ball possesion sejauh ini masih dijalankan para pemain Spanyol.
 
Menit ke-54,kerja sama yang coba diperagakan Ribery dan Benzema harus kandas di kaki Busquets. Gelandang Barcelona itu dengan cermat memotong bola di tengah lapangan.
 
 
Menit ke-63, BENZEMAA Ia kembali menyia-nyiakan peluang bagus! Sepakannya dari luar kotak penalti masih melambung tinggi!
 
Masuknya Torres dan Pedro membuat daya gedol Spanyol lebih terasa.  Menit ke-80, peluang untuk Spanyol! Sayang Torres sudah berada dalam posisi off-side ketika menerima umpan rekan setimnya dari tengah lapangan.
 
Sembilan menit jelang berakhirnya waktu norma. Spanyol masih sedikit unggul dalam ball possesion. Prancis, yang di pertengahan babak kedua sudah mampu keluar dari tekanan, kini kembali melempem. Serangan-serangan mereka belum cukup tajam untuk mengoyak jala Casillas.
 
Torres coba melayani Pedro di menit 85 dengan mengirim umpan terobosan kepada Pedro. Sayang bola bergulir terlalu cepat sehingga berhasil dikuasai pertahanan Prancis.

Menit ke-87, Spanyol mendapatkan hadiah penalti. XAlonso tak menyia-nyiakannya dan kedudukan berubag 2-0 untuk Spanyol.
 
Hingga babak ke-2 berakhir, kedudukan tetap 2-0 untuk Spanyol. Tim Matador pun maju ke semifinal menantang Portugal.(api)(FOTO: Getty Images)


SUSUNAN PEMAIN:

SPANYOL: Iker Casillas, Gerard Piqué, Sergio Ramos, Álvaro Arbeloa, Jordi Alba, Xavi, Xabi Alonso, Sergio Busquets, Andrés Iniesta, Cesc Fábregas/ Fernando Torres 66', David Silva/ Pedro 65'

PRANCIS: Hugo Lloris, Adil Rami, Anthony Reveillere, Laurent Koscielny, Gaël Clichy, Mathieu Debuchy/ Jérémy Menez 64', Yohan Cabaye, Franck Ribéry, Florent Malouda/  Samir Nasri 65', Yann M'Vila,     Karim Benzema

Sumber
 http://www.bisnis.com/articles/euro-2012-spanyol-vs-prancis-penalti-alonso-ubah-skor-menjadi-2-0
Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 SPANYOL VS PRANCIS

Jagad Bebas Jadwal EURO 2012 Perempat Final hingga Final ( Jadwal Paling baru EURO 2012)

Setelah Grup D menyelesaikan pertandingan terakhir Rabu (20/6/2012) dini hari, maka delapan tiket perempat final sudah di tangan delapan tim: Republik Ceko, Yunani, Jerman, Portugal, Spanyol, Italia, Inggris, dan Prancis.

Piala Eropa  ‘libur sehari’, karena Kamis (21/6/2012) tidak ada pertandingan. Empat pertandingan perempat final mulai digelar Jumat 22 Juni.

Berikut ini jadwal selengkapnya mulai perempat final, semi final dan final Piala Eropa 2012. (sut)

JADWAL PEREMPAT FINAL, SEMI FINAL, FINAL PIALA EROPA 2012
PEREMPAT FINAL (PF)
Laga
Hari/Tanggal
WIB
Pertandingan
Kota
PF1
Jumat, 22 Juni
01:45
Rep. Ceko  vs  Portugal
Warsawa
PF2
Sabtu, 23 Juni
01:45
Jerman  vs  Yunani
Gdansk
PF3
Minggu, 24 Juni
01:45
Spanyol  vs  Prancis
Donetsk
PF4
Senin, 25 Juni
01:45
Inggris  vs  Italia
Kiev
SEMI FINAL (SF)
SF1
Kamis, 28 Juni
01:45
Pemenang PF1  vs  Pemenang PF 3
Donetsk
SF2
Jumat, 29 Juni
01:45
Pemenang PF2  vs  Pemenang PF4
Warsawa 
FINAL (F)
F
Senin, 2 Juli
01:45
Pemenang SF1  vs  Pemenang SF2
Kiev


Sumber
http://www.bisnis.com/articles/euro-2012-inilah-jadwal-perempat-final-hingga-final
Baca Selengkapnya- Jadwal EURO 2012 Perempat Final hingga Final ( Jadwal Paling baru EURO 2012)

Jumat, 22 Juni 2012

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Jerman VS Yunani


Jerman akhirnya memastikan diri ke babak semifinal Euro 2012 usai menumbangkan Yunani di PGE Arena, Sabtu (23/6/2012). Pesta gol Jerman ke gawang Yunani membuat laga berakhir dengan skor 4-2.

Empat gol Jerman berhasil dicetak oleh, Philipp Lahm, Sami Khedira, Miroslav Klose, dan Marco Reus. Sedangkan, dua gol Yunani diciptakan oleh Georgios Samaras dan Dimitris Salpingidis.

Dengan kemenangan ini Jerman akan bermain di babak semifinal Euro 2012 pada 29 Juni mendatang. Di babak tersebut Jerman akan menantang pemenang di babak semifinal lainnya antara Inggris kontra Italia yang baru akan bermain pada Senin depan.

Babak Pertama:
Pasukan Der Panzer langsung melakukan serangan ke daerah Yunani sejak kickoff babak pertama dimulai. Menit ke-3 Jerman hampir saja unggul terlebih lewat  Andre Schurrle , sayang hakim garis menganggap gol tersebut terjadi dalam keadaan offside.

Miroslav Klose yang pada laga ini dipercaya sebagai starter menggantikan Mario Gomez bermain cukup apik dan berkali-kali menciptakan peluang. Seperti yang terjadi pada menit ke-10, tapi usahanya masih bisa tahan oleh bek dari Yunani.

Hingga pertengahan babak kedua Jerman masih terus mendominasi jalannya pertandingan dan terus melakukan tusukan-tusukan ke daerah Yunani. Pada menit ke-23 Jerman mendapatkan peluang lewat Marco Reus.

Sayang, sepakannya masih dapat ditepis oleh kiper Yunani, Michail Sifakis, yang tampil cukup apik di bawah mistar gawang. Sedangkan, Yunani mencoba membalas pada menit ke-26 lewat Dimitris Salpingidis, namun kiper Manuel Neuer langsung menghadangnya di luar kotak penalti.

Lagi-lagi kiper Sifakis melakukan penyelamatan gemilang dengan mematahkan sepakan para pemain Der Panzer. Seperti yang terjadi pada menit ke-35 sepakan dari Marco Reus dari luar kotak penalti.

Akhirnya, Philipp Lahm memecahkan kebuntuan Jerman pada menit ke-38. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti hasil umpan Mesut Oezil tak sanggup ditepis oleh Sifakis hingga membuat kedudukan menjadi 1-0 bagi keunggulan Der Panzer.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, para pemain Jerman tak mengendurkan serangan dan terus menciptakan peluang. Sayang, belum ada yang menjadi gol kembali dan laga pun tetap berakhir 1-0.

Babak Kedua:
Memasuki babak kedua, Jerman masih tetap melakukan serangan secara terus menerus pada menit-menit awal. Sedangkan, Yunani hanya memanfaatkan serangan ke daerah Jerman lewat serangan balik.

Ternyata, serangan balik Yunani berbuah hasil dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55 lewat Georgios Samaras hasil operan dari Dimitris Salpingidis. Kedudukan pun menjadi imbang 1-1.

Pasukan Der Panzer berhasil unggul kembali pada menit ke-61 lewat gol cantik dari Sami Khedira. Sepakan first time dari Khedira sendiri berawal dari operan Jerome Boateng yang membuat Jerman unggul 2-1.

Tak butuh waktu lama untuk Jerman mencetak gol kembali, selang tujuh menit giliran Miroslav Klose yang menjebol gawang Yunani. Gol tandukan Klose pada menit 68 hasil umpan Ozil tersebut membuat Jerman unggul 3-1 atas Yunani.

Menit ke-74 Jerman kembali menjebol gawang kiper Sifakis lewat Marco Reus. Gol hasil umpan Klose tersebut membuat Jerman di atas angin dengan unggul empat gol dari Yunani.

Yunani akhirnya bisa memperkecil kedudukan lewat tendangan penalti Dimitris Salpingidis pada menit ke-89. Penalti tersebut didapatkan setelah Boateng terkena handball. Sayang, gol tersebut tetap membuat mereka tersingkir dari Euro 2012. Laga pun di tutup oleh kemenangan 4-2 Jerman.

Susunan Pemain
Jerman: 1-Manuel Neuer; 14-Holger Badstuber, 5-Mats Hummels, 16-Philipp Lahm, 20-Jerome Boateng; 6-Sami Khedira, 7-Bastian Schweinsteiger, 9-Andre Schurrle (Thomas Muller ’67), 21-Marco Reus; 11-Miroslav Klose (Mario Gomez ’79), 8-Mesut Oezil

Yunani: 13-Michail Sifakis; 5-Kyriakos Papadopoulos, 19-Sokratis Papastathopoulos, 3-Giorgios Tzavellas (Giorgos Fotakis ’46), 15-Vasilis Torosidis; 2-Giannis Maniatis, 6-Grigoris Makos (Nikolaos Liberopoulos ’72), 21-Kostas Katsouranis, 7-Georgios Samaras; 18-Sotiris Ninis (Theofanis Gekas ’46), 14-Dimitris Salpingidis

Sumber
http://euro.okezone.com/read/2012/06/23/545/652281/jerman-paksa-seribu-dewa-bertekuk-lutut
Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Jerman VS Yunani

Kamis, 21 Juni 2012

Jagad Bebas Jadwal EURO 2012 Malam Ini 22 - 23 Juni 2012





Jerman vs Yunani


Sabtu, 23 Juni 2012 01:45 WIB
Baca Selengkapnya- Jadwal EURO 2012 Malam Ini 22 - 23 Juni 2012

Rabu, 20 Juni 2012

Jagad Bebas Sejarah Kostum Sepak Bola Ternyata Unik

Demam Piala Eropa 2012 tidak hanya membuat mata terpaksa melek saat pertandingan berlangsung dini hari, melainkan penjualan jersey (kaos) tim nasional favorit ikut melonjak naik. Posting di beberapa jejaring sosial pun semakin marak dengan transaksi antara pedagang dan pembeli online.

Jersey sepak bola biasanya menerakan nomor pemain di bagian belakang sesuai posisi dan ketenaran sang pemain. Tak jarang, nomor yang dipakai pemain top dijadikan nomor keramat, seperti misalnya Pele dan Maradona yang selalu bernomor punggung 10.
Kostum tim yang berlaga di Piala Eropa 2012/bolaberita.com


Yang menarik, kapankah nomor punggung di kostum pemain bola mulai digunakan? Jawabannya adalah tanggal 25 Agustus 1928. Saat itu Arsenal dan Chelsea menorehkan nomor punggung di baju mereka saat bertanding melawan The Wednesday (kemudian jadi Sheffield Wednesday) serta Swansea Town di hari yang sama.

Setelah beberapa kali eksperimen – tentu ada pihak kontra yang beranggapan nomor punggung bisa merusak warna kostum – maka Inggris memutuskan memberlakukan nomor punggung sebagai bentuk permanen dari kostum pesepakbola. Awalnya, sebelas pemain starting memakai pakaian bernomor punggung yang dirunut dari angka 1 hingga 11, dan seorang pemain dapat menggunakan nomor punggung berbeda dalam satu musim.

Walau tak ada aturan pasti yang menentukan nomor punggung mewakili posisi tertentu di lapangan, secara de facto sebuah standar telah muncul dan dipakai sebagian besar tim sepakbola, dengan beberapa pengecualian.

Secara umum para penjaga gawang memakai nomor punggung 1. Kesepakatan tak tertulis ini nyaris diterima secara universal. Bek atau pemain belakang mengunakan nomor 2 dan 6. Para gelandang kebanyakan memakai nomor 4, 6, 7, 8, 10, serta 11 (nomor 11 dan 7 secara tipikal digunakan para pemain sayap kiri dan kanan). Sementara para striker suka menggunakan nomor 9 dan 10, dan kadang nomor 7, 8, serta 11.

Tatkala sistem pergantian pemain diperkenalkan dalam sepakbola di tahun 1965, pemain cadangan mengambil nomor punggung 12 dan seterusnya. Sebagai catatan, pada masa tersebut nomor 13 masih diharamkan berhubung takhyul sebagai angka sial.

Pemakaian nomor punggung yang ditetapkan secara pasti pada tiap pemain dalam sebuah skuad diperkenalkan pada Piala Dunia 1954. Setiap pemain dari masing-masing negara yang masuk daftar 22 pemain memakai nomor punggung tertentu dan sama sepanjang turnamen berlangsung. Hasilnya, nomor punggung 12 hingga 22 bisa diberikan pemain lainnya di dalam skuad, tanpa perlu memperhatikan posisi pemain bersangkutan di lapangan.

Sebuah tim dapat memasukkan pemain sebagai starter tanpa perlu mengutamakan pemain bernomor punggung 1 hingga 11. Meski nomor punggung 1 sampai 11 cenderung diberikan pada para pemain inti, faktanya pemain boleh memilih angka yang digemari. Contohnya Johan Cruyff yang bersikeras menggunakan nomor 14.


Argentina Tampil Beda

Tim Argentina 1978 yang menghasilkan bintang, Mario Kempers/casimages.co


Pada Piala Dunia 1978 dan 1982, timnas Argentina mencoba tampil beda. Mereka mengurutkan sesuai nama sang pemain secara alphabet. Hasilnya, para pemain di bangku cadangan (bukan kiper) dapat menggunakan nomor punggung 1.

Kejadian ini mengakibatkan Badan Sepak bola Dunia (FIFA) akhirnya menelurkan regulasi hanya kiper yang boleh memakai nomor punggung 1.



Munculnya Sponsor

Konsep sponsor pada kaos seragam sepak bola mulai dikenal pada tahun 1950-an. Pada era ini Austria, Denmark, dan Prancis adalah beberapa negara yang klub-klub sepak bolanya mulai menampilkan sponsor pada jersey mereka. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memperoleh tambahan pendapatan.

Namun, tidak semua klub di Eropa melakukan hal yang sama. Sebab, banyak liga di negara-negara daratan Eropa melarang adanya logo dan nama pada kaos seragam suatu klub selain nama dan logo klub itu sendiri.

Era baru sponsorship pada kaos jersey bola terjadi pada tahun 1973. Adalah Mast Günter, sosok pioner yang memiliki ide untuk mensponsori klub sepak bola di tahun tersebut.
Ketika itu, Mast Günter menjalin kerja sama sponsorship dengan sebuah klub bernama Eintracht Braunschweig. Mast Günter menempatkan logo Jagermeister pada kaos klub yang bermain di Bundesliga ini. Jagermeister adalah merek minuman beralkohol yang merupakan produk utama dari perusahaan Mast-Jägermeister AG yang berbasis di Jerman.
Sponsor pada jersey menambah pendapatan klub/Google

Sebenarnya logo Jagermeister sebelumnya pernah diluncurkan ketika Mast-Jägermeister AG menjadi sponsor tim balap motor. Akan tetapi, olahraga sepak bola yang memiliki banyak sekali penyuka dianggap menjanjikan peluang yang jauh lebih besar untuk berpormosi. Mast pun mengalihkan sponsor dari balap motor ke sepak bola.

Untuk kerja sama ini, Eintracht Braunschweig mendapat bayaran sekitar 160.000 hingga 800.000 Marks untuk masa kontrak lima tahun. Eintracht Braunschweig menempatkan logo Jagermeister di bagian depan kaos seragam klub ini.

Mulanya asosiasi sepak bola Jerman tidak meluluskan permintaan Eintracht Braunschweig untuk memakai kaos jersey yang terdapat logo sponsor. Hanya saja, ketika semua pemain klub ini memilih untuk mengganti logo tradisional mereka dengan logo Jagermeister, liga pun tidak dapat berbuat apa-apa.

Eintracht Braunschweig mengenakan seragam barunya ini pada tanggal 23 Maret 1973. Tujuh bulan kemudian, sponsor pada kaos jersey bola resmi dilegalkan oleh Bundesliga.

Ketika sponsor pada kaos jersey bola telah mendapatkan tempat di Jerman, tidak demikian dengan di Inggris. Liga Inggrias bahkan mengancam akan menjatuhkan sanksi berupa denda yang besar pada klub yang mengenakan seragam yang memuat tulisan atau logo dari perusahaan sponsor.

Liga Inggris baru mulai mengizinkan sponsor pada kaos jersey bola empat tahun setelah Jerman melakukannya.
Baca Selengkapnya- Sejarah Kostum Sepak Bola Ternyata Unik

Selasa, 19 Juni 2012

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Swedia vs Prancis


Swedia di luar dugaan berhasil mengalahkan timnas Perancis 2-0 dalam laga Grup D Euro 2012 yang dilangsungkan di Stadium Olimpic, Kiev, Rabu (20/6/2012) dinihari WIB. Gol Swedia dicetak oleh Zlatan Ibrahimovic di menit ke-54, dan Sebastian Larsson di menit ke-91.

Menghadapi Swedia, pelatih Laurent Blanc menurunkan trio penyerang Hatem Ben Arfa, Frank Ribery, dan Karim Benzema. Sementara Erik Hamren mempercayakan lini depannya kepada duet Ola Toivonen dan Zlatan Ibrahimovic.

Sejak awal pertandingan, kedua tim saling bergantian menyerang. Swedia yang sudah dipastikan tidak lolos ke babak perempat final, tidak ingin di laga terakhirnya kembali mengalami kekalahan.

Laga berjalan sepuluh menit, Swedia mendapat peluang melalui Ola Toivonen. Ola yang lolos dari penjagaan Mexes, berhadapan satu lawan satu dengan Hugo Lloris. Sayang, bola masih membentur tiang gawang.

Setengah jam pertandingan berjalan, Perancis mendapat peluang melalui Hatem Ben Arfa. Ben Arfa yang berdiri bebas menendang bola dari luar kotak penalti. Namun bola masih melebar dari gawang.

Menjelang pertandingan babak pertama berakhir, Frank Ribery mendapat peluang di depan gawang Swedia. Sayang, bola yang ditendangnnya masih jauh dari sasaran. Sampai babak pertama berakhir, kedudukan Swedia melawan Perancis masih imbang 0-0.

Di babak kedua, kedua tim kembali saling menyerang untuk meraih gol. Menit ke-54 Ibrahimovic akhirnya memecah kebuntuan dengan mencetak gol ke gawang Perancis. Gol itu berawal dari umpan Larsson di sisi kiri pertahanan Perancis. Ibrahimovic menyambut bola tersebut dengan tendangan gunting yang tak mampu ditahan penjaga gawang Perancis,

Setelah tertinggal 1-0, pelatih Perancis Laurent Blanc memasukkan Florent Malouda, Jeremy Menez Oliver Giroud menggantikan Hatem Ben Arfa, Samir Nasri, dan Yann M'Villa untuk menambah intensitas serangan.

Bukannya mencetak gol, gawang Perancis malah kembali kebobolan di menit ke-91. Gol itu dicetak oleh Sebastian Larsson. Larsson berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Wilhelmsson yang membentur tiang gawang. Bola muntah tepat berada di kaki Larsson dan pemain itu langsung mencetak gol ke gawang Perancis. Kedudukan 2-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Bagi Perancis kekalahan dari Swedia ini sekaligus membuat rekor tidak terkalahkan mereka di 23 pertandingan berakhir. Namun beruntung mereka tetap lolos ke 8 besar, dan akan menghadapi Spanyol di babak hidup mati tersebut.

Susunan pemain:

Swedia: A Isaksson, O Mellberg, A Granqvist, M Olsson, J Olsson, S Larsson, A Svensson, K Kallstrom, E Bajrami, Z Ibrahimovic, O Toivonen

Cadangan: J Wiland, P Hansson, M Lustig, M Antonsson, B Safari, T Hysen, P Wernbloom, S Holmen, C Wilhelmsson, M Rosenberg, R Elm, J Elmander

Perancis: H Lloris, M Debuchy, A Rami, P Mexes, G Clichy, F Ribery, S Nasri, Y M'Vila, A Diarra, K Benzema, H Ben Arfa

Cadangan: S Mandanda, C Carrasso, P Evra, A Reveillere, L Koscielny, M Valbuena, B Matuidi, F Malouda, M Martin, O Giroud, Y Cabaye, J Menez

Sumber
http://www.tribunnews.com/2012/06/20/swedia-vs-perancis-dicukur-swedia-2-0-les-blues-tetap-lolos
Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Swedia vs Prancis

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Inggris vs Ukraina

Inggris vs Ukraina: Diwarnai Gol Hantu

Inggris akhirnya berhasil lolos ke babak 8 besar Euro 2012, setelah mengalahkan Ukraina dengan skor 1-0, di laga terakhir penyisihan grup D Euro 2012, yang digelar di Donbass Arena, Rabu (20/6/2012) dinihari Wib. Gol tunggal kemenangan Inggris di pertandingan itu lahir dari sundulan Wayne Rooney di menit ke-48.

Rooney yang baru terbebas dari hukuman larangan bertanding, ditampilkan oleh pelatih Roy Hodgson sejak menit awal pertandingan. Penyerang Manchester United itu diduetkan dengan rekan seklubnya, Danny Welbeck.

Sayangnya meski sudah memainkan Rooney, Inggris justru tampil melempem di awal laga. Sebaliknya Ukraina yang tampil tanpa Andriy Shevchenko, justru berkali-kali menekan pertahanan Inggris. Sayangnya

Namun duet Yevhen Konoplyanka dan Marko Devic di lini depan Ukraina, gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang diraih. Hingga 30 menit pertandingan berjalan, Ukraina terus menekan pertahanan Inggris.

Di sisi lain Wayne Rooney dkk lebih banyak menunggu ketimbang berinisiatif membangun serangan. Kalaupun ada serangan yang dibangun pemain Inggris, semuanya berhasil diredam lini belakang Ukraina. Alhasil hingga akhir babak pertama, skor tetap imbang 0-0.

Di awal babak kedua Inggris mengubah taktik. Mereka mencoba meningkatkan tekanan. Hasilnya baru tiga menit babak kedua dimulai, Inggris berhasil membobol gawang Ukraina lewat gol yang dicetak oleh Wayne Rooney.

Gol itu berawal dari umpan tendangan sudut yang diambil oleh Ashley Young. Bola berhasil disapu oleh pemain Ukraina, namun kembali jatuh ke kaki Steven Gerrard.

Pemain Liverpool itu kemudian kembali mengirim umpan lambung ke kotak penalti. Bola tendangan Gerrard gagal ditangkap penjaga gawang Ukraina. Akibatnya Rooney yang berdiri bebas, dengan leluasa menyundul bola ke gawang Ukraina yang sudah kosong. Gol ini sekaligus menjadi gol pertama bagi Wayne Rooney di ajang Euro 2012.

Tertinggal 1-0 membuat Ukraina takmau kalah. Mereka ikut meningkatkan serangannya. Di menit ke-62 terjadi peristiwa kontroversial. Sebuah bola tendangan pemain Ukraina tidak disahkan menjadi gol oleh wasit, meski bola telah melewati garis gawang.

Kejadian itu berawal dari serangan balik yang dilakukan para pemain Ukraina. Artem Milevskiy mengirim umpan kepada Marko Devic, dan striker Ukraina itu berhasil lolos dari jebakan offside. Devic kemudian menggiring bola ke lini pertahanan Inggris.

Meski dikawal oleh dua pemain belakang Inggris, Devic tetap bisa melepaskan tendangan keras ke gawang Joe Hart. Bola sempat membentur mistar gawang, namun tetap jatuh melewati garis gawang.

Dari tayangan ulang, bola sempat melewati garis gawang, namun lantas ditendang keluar oleh John Terry. Sayangnya wasit sama sekali tidak mengesahkan gol tersebut, termasuk asisten wasit yang berdiri di dekat gawang. Hingga akhir pertandingan, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Inggris. Dengan hasil ini, Inggris berhasil keluar sebagai juara grup D, dan akan menghadapi Italia di babak 8 besar.

Susunan pemain kedua tim:

Inggris: Joe Hart, Glen Johnson, Ashley Cole, John Terry, Joleon Lescott, Steven Gerrard, James Milner, Scott Parker, Wayne Rooney, Ashley Young, Danny Welbeck

Cadangan: Jermain Defoe, Jack Butland, Robert Green, Alex Oxlade-Chamberlain, Andy Carroll, Phil Jones, Theo Walcott, Jordan Henderson,

Stewart Downing, Phil Jagielka, Leighton Baines, Martin Kelly

Ukraina: Andriy Pyatov, Yevgen Selin, Yevhen Khacheridi, Yaroslav Rakitskiy, Anatoliy Tymoshchuk, Denis Garmash, Oleg Gusev, Andriy Yarmolenko, Artem Milevskiy, Yevhen Konoplyanka, Marko Devic

Cadangan: Taras Mikhalik, Oleksandr Aliyev, Maxim Koval, Andrey Voronin, Ruslan Rotan, Bohdan Butko, Oleksandr Goryainov, Olexandr Kucher, Evgen Seleznev, Andriy Shevchenko, Serhiy Nazarenko, Viacheslav Shevchuk

Sumber
http://www.tribunnews.com/2012/06/20/inggris-vs-ukraina-diwarnai-gol-hantu-inggris-menang-1-0
Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Inggris vs Ukraina

Senin, 18 Juni 2012

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Italia VS Republik Irlandia / Pertandingan Semalam

 Italia berhasil memastikan diri melaju ke babak perempatfinal Euro 2012 setelah berhasil mengandaskan Republik Irlandia dengan skor 2-0. Dua gol Italia dicetak Antonio Cassano dan Mario Balotelli. Italia lolos dari fase grup sebagai runner-up grup C.

Baru sepuluh detik babak pertama berjalan, Irlandia langsung menyerang lewat Kevin Doyle memanfaatkan kesalahan Andrea Pirlo melepas umpan ke lini belakang. Beruntung bola berhasil diselamatkan Gianluigi Buffon.

Peluang emas bagi Italia baru muncul di menit 28. Antonio Cassano mengirim umpan kepada tandemnya di lini depan, Antonio Di Natale yang langsung melepas tembakan namun berhasil di blok oleh Richard Dunne.

Gli Azzurri kembali mendapat peluang emas di menit 34. Cassano menebar ancaman dengan melepas tendangan keras dari luar kotak penalti Rep.Irlandia, sayang bola berhasil ditepis kiper Shay Given.

Cassano benar-benar menjadi momok bagi Rep. Irlandia. Striker yang membela klub AC Milan ini akhirnya berhasil memecah kebuntuan setelah sundulannya memanfaatkan sepak pojok Andrea Pirlo menembus gawang Given. Italia unggul 1-0 dari Rep.Irlandia.

Pada akhirnya skor 1-0 bertahan hingga akhir laga setelah kedua tim gagal memanfaatkan peluang di sisa waktu yang ada. Italia pun memiliki secercah harapan untuk lolos karena di tempat lain Spanyol masih bermain imbang 0-0 dengan Kroasia.

Italia langsung menekan di awal babak kedua, dengan mengandalkan penguasaan bola dengan umpan-umpan satu dua sentuhan. Baru di menit 54 Di Natale menghasilkan peluang, namun tendangannya dengan mudah dijinakkan Given.

Pukulan telak datang bagi lini belakang Italia yang harus rela melihat Giorgio Chiellini yang harus ditandu keluar karena cedera di menit 55. Dua menit berselang, Italia menyerang lewat Marchisio yang melepas tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar dari sasaran.

Cesare Prandelli membuat kejutan di menit 63 dengan menarik Cassano dan menggantinya dengan Alessandro Diamanti. Alhasil Italia menjadi tidak terlalu agresif menyerang.

Kejutan hadir di menit 90 lewat Mario Balotelli. Penyerang Manchester City ini berhasil mengkonversi umpan sepak pojok yang dilepas Pirlo menjadi sebuah gol lewat tendangan voli cantik. Alhasil Italia menutup laga dengan kemenangan 2-0 dari Rep.Irlandia dan berhak lolos ke perempatfinal bersama Spanyol yang menundukkan Kroasia 1-0.

Susunan Pemain:

Italia (4-1-3-2) : G. Buffon, A. Barzagli, G. Chiellini (Bonucci/57’), F. Balzaretti, I. Abate, D. De Rossi, A. Pirlo, Thiago Motta, C. Marchisio, A. Cassano (Diamanti/63’), A. Di Natale (Balotelli/75’).

Rep.Irlandia (4-4-2) : S. Given, R. Dunne, J. O'Shea, S. Ward, S. St. Ledger, A. McGeady (S. Long/65’), D. Duff, G. Whelan, K. Andrews, K. Doyle (J. Walters/76’), R. Keane (Cox/86’).

Sumber
http://euro.okezone.com/read/2012/06/19/546/649553/cassano-balotelli-bawa-italia-ke-perempatfinal

Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Italia VS Republik Irlandia / Pertandingan Semalam

Minggu, 17 Juni 2012

Jagad Bebas Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Belanda VS Portugal


Partai Pamungkas penyisihan grup B menjadi ajang unjuk gigi Cristiano Ronaldo di ajang Euro 2012 ini. Bagaimana tidak, dua golnya mengantarkan Portugal lolos ke babak perempatfinal, sekaligus menyingkirkan Belanda dari ajang empat tahunan ini. Skor akhir 2-1 untuk kemenanganSelecao atas De Oranje.
 
Babak I:
Pada awal babak pertama, tepatnya 10 menit pertandingan berjalan, Belanda mendominasi jalannya pertandingan. Serangan De Oranje ini terfokus pada sayap kanan yang dikomandoi Arjen Robben.
 
Gol yang ditunggu-tunggu publik Oranje akhirnya datang juga, setelah tendangan keras Rafael van der Vaart berhasil membobol gawang Rui Patricio. Gol yang terjadi pada menit ke-11 ini merupakan hasil dari operan Robben.
 
Portugal tersengat, mereka pun langsung berupaya mencetak gol. Seperti upaya Ronaldo yang masih menyamping di sisi kanan Martin Stekelenburg. Selain itu, peluang dari Helder Postiga masih bisa diblok oleh lini belakang Belanda.
 
Tak hanya itu, Portugal juga mendapatkan peluang dari kepala Ronaldo, yang berhasil memanfaatkan umpan matang dari Luiz Nani. Tapi penyelamatan terbaik dilakukan Stekeleburg dengan menepis bola sundulan dari CR7.
 
Portugal akhirnya membalas, Ronaldo yang belum pernah menciptakan gol di Euro ini. Dia mengakhiri kemandulannya dengan mencetak gol penyeimbang di menit ke-28. Setelah mendapatkan umpan terobosan dari Joao Pereira, Ronaldo kali ini dengan dingin menaklukan Stekelenburg.
 
Setelah keadaan imbang, Belanda terkurung dengan agresifitas yang dilakukan Portugal. Hingga dalam beberapa menit, Selecao menciptakan peluang bertubi-tubi ke jantung pertahanan Belanda. Namun hingga memasuki menit 45, kedua tim enggan menambah gol, sehingga kedudukan tetap 1-1.
 
Babak Kedua:
 
Permainan kedua tim di babak kedua agak menurun temponya. Justru pemain dari kedua kesebelasan lebih cenderung bermain keras menjurus kasar, sehingga tak jarang wasit Italia Nicola Rizzoli meniup peluit tanda pelanggaran.
 
Postiga sebenarnya berhasil mencetak gol untuk Portugal pada menit ke-59, setelah memanfaatkan umpan dari Ronaldo. Tapi sayang gol tersebut dianulir, akibat Postiga sudah dalam keadaan off-side.
 
Stekelenburg kembali melakukan penyelamatan gemilang, usai menepis tendangan keras dari Fabio Contreao. Upaya Contreao ini berawal dari serangan balik yang dilakukan oleh Ronaldo.
 
CR7 benar-benar sedang on-fire di pertandingan yang berlangsung di Metalist Stadium, pemain Real Madrid ini kembali mencetak gol. Tepatnya pada menit ke-74, dia berhasil memanfaatkan umpan terukur Nani, untuk menciptakan gol kedua bagi Portugal yang praktis membuat tim selecao itu unggul 2-1 atas Belanda.
 
Belanda yang bermain dengan tiga bek, berupaya menciptakan gol penyeimbang. Salah satu ancaman berbahaya diciptakan oleh Van der Vaart, yang melepaskan tendangan kerasnya, sayang bola tersebut lebih memilih untuk membentur tiang gawang. Hingga selamatlah gawang Portugal.
 
Upaya Belanda dalam menyamakan kedudukan tak kunjung datang. Hingga memasuki menit akhir, Portugal tetap menjaga keunggulannya. Sekaligus menyingkirkan Belanda dari Euro 2012.
 
Susunan Pemain:
Portugal (4-3-3): 12. Rui Patrício, 3. Pepe, 2. Bruno Alves, 5. Fábio Coentrão, 21. Joao Pereira, 16. Raul Meireles (Custodio 72’), 17. Nani ( Rolando 87"), 4. Miguel Veloso, 8. Joao Moutinho, 7. Cristiano Ronaldo, 23. Hélder Postiga (Olivera 64’)
 
Belanda (4-2-3-1): 1. M. Stekelenburg, 4. J. Mathijsen, 13. R. Vlaar, 2. G. van der Wiel, 15. J. Willems (Affelay 67’), 11. A. Robben, 10. W. Sneijder, 23. R. van der Vaart, 8. N. de Jong, 16. R. van Persie, 9. K. Huntelaar 


Sumber
http://euro.okezone.com/read/2012/06/18/546/648861/ronaldo-on-fire-belanda-angkat-koper
Baca Selengkapnya- Hasil Pertandingan Tadi Malam EURO 2012 Belanda VS Portugal