Tampilkan postingan dengan label bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2013

Jagad Bebas Kiper Ini Ternyata Pernah Jadi Astronot

Tak semua pesepakbola hanya mengandalkan otot. Ada beberapa pemain yang ternyata memiliki otak encer, salah satunya adalah mantan kiper Newcastle United, Shaka Hislop.

Hislop merupakan salah satu kiper terbaik sepanjang sejarah The Magpies. Ia memperkuat Newcastle pada 1995–1998. Ia sukses mengantar timnya dua kali menjadi runner up Premier League di bawah asuhan Kevin Keegan.


Hislop memulai kariernya sebagai kiper pada 1992 dan bergabung dengan klub Reading. Sebelum menjadi pemain profesional, Hislop ternyata memiliki pekerjaan sebagai astronot.

Ia sempat bekerja di NASA dengan beberapa ilmuwan top dunia di Space Station Freedom Project. Ia juga sempat bekerja pada beberapa proyek NASA di Kepulauan Karibia. Seperti dilansir dailymail, Hislop menempa pendidikannya di Washington dan memiliki gelar di bidang teknik mesin.

Setelah 15 tahun menjadi kiper, Hislop memutuskan pensiun pada 2007. Ia lalu kembali bekerja di bidang pendidikan dan olahraga di Quinnipiac University, Amerika Serikat. Ia memiliki jabatan sebagai asisten pelatih.

Sumber


Baca Selengkapnya- Kiper Ini Ternyata Pernah Jadi Astronot

Selasa, 08 Januari 2013

Jagad Bebas Bepe Masuk 5 Besar Pemain Terbaik Asia


Tahun 2012 bukanlah tahun terbaik bagi Bambang Pamungkas. Striker 32 tahun ini gagal mempersembahkan gelar untuk klubnya Persija Jakarta, maupun tim nasional Indonesia.

Pemain yang akrab disapa Bepe ini ikut berpartisipasi di Piala AFF 2012. Namun, dia gagal mencetak satu pun gol dan tak bisa meloloskan Tim Merah Putih dari babak penyisihan grup. Mantan pemain Selangor ini bahkan tak diturunkan di laga penentuan melawan Malaysia.


Terlepas dari hal tersebut, Bepe ternyata masuk dalam 10 besar pemain terbaik Asia 2012 versi ESPN. Pria yang menggemari klub Inter Milan ini berada di peringkat 5, lebih baik dibandingkan Yuto Nagatomo (Inter Milan/Jepang) dan Ali Al Habsi (Oman/Wigan Athletic).

ESPN rupanya melihat Bepe tak hanya dari ketajaman di lapangan hijau. Sosoknya sebagai pemain berpengaruh di Tim Merah Putih dan Wakil Presiden Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) serta visi serta kepemimpinannya menjadi penilaian tersendiri.

"Bambang telah mencetak 16 gol untuk klub tercintanya, Persija, musim ini. Selain itu, ia juga telah melakukan banyak hal," tulis ESPN.

Menurut ESPN, Bepe telah muncul sebagai juru bicara pemain ketika banyak klub yang mengalami masalah keterlambatan gaji. Bepe juga menunjukkan visi dan kepemimpinan di tengah kisruh sepakbola di Tanah Air.

"Dia menentang ada dua liga dan dua federasi di Indonesia. Dia kembali memperkuat tim nasional demi fans. Mungkin orang sulit meniru apa yang dilakukan Bambang di lapangan, namun semua bisa belajar dari sang striker saat di luar lapangan," demikian pernyataan ESPN.


10 Pemain Terbaik Asia versi ESPN:
1. Omar Abdulrahman (Uni Emirat Arab/Al-Ain)
2. Shinji Kagawa (Jepang/Manchester United)
3. Koo Ja-cheol (Korea Selatan/FC Augsburg)
4. Lee Keun-ho (Korea Selatan/Ulsan Horangi)
5. Bambang Pamungkas (Indonesia/Persija Jakarta)
6. Yuto Nagatomo (Jepang/Inter Milan)
7. Teerasil Dangda (Thailand/Muangthong United)
8. Amjad Radhi (Irak/Arbil)
9. Rozaimi Rahman (Malaysia/Harimau Muda)
10. Ali Al-Habsi (Oman/Wigan Athletic) (one)


Sumber

Baca Selengkapnya- Bepe Masuk 5 Besar Pemain Terbaik Asia

Selasa, 07 Agustus 2012

Jagad Bebas Mau Tahu Rahasia Alex Ferguson Melatih MU?


Headline
Sir Alex Ferguson mengungkapkan rahasianya melatih Manchester United sehingga menjadi klub raksasa terbaik di dunia.

Buktinya, pria berumur 72 tahun itu telah mengoleksi 37 titel selama 25 tahun bermukim di Old Trafford.
Menurut Fergie, rahasia terbesar kepelatihannya adalah permainan menyerang. Dia menyebutnya itu sebagai filosofi yang menjadi katalis keberhasilan MU selama ini.

Ferguson selalu mengkreasikan permainan nampak lebih mudah, terutama bagi penyerang. Dia sering hanya menaruh satu orang bek di belakang untuk mendukung dua penyerangnya di yang berada di depan.
"Sesi latihan kami sangat kuat dan berwawasan sehingga mendorong pemain untuk berlatih keras, semakin menyempurnakan kekuatan mereka melalui kebiasaa," ujar Ferguson seperti diungkapkannya kepada The Sun.

"Itu merupakan inti dari rahasia mengapa kita dianggap sebagai sebuah kekuatan menyerang yang ampuh di Liga Premier," katanya.

Fergie selalu menggunakan strategi sistem tiga-bola yang membantu pemain menjaga bola selalu di kaki mereka.

"Pemain bertahan atau pun penyerang harus selalu menyesuaikan kembali posisi mereka jika bola berikutnya tiba.

"Tujuannya adalah untuk membuat rutinitas lebih kompetitif dan, pada saat yang sama, permintaan kreativitas dan ketidakpastian di depan bermain."

Dan Ferguson - berbicara dengan Elite Soccer - memberikan kesempatan kepada pemain bintangnya penghargaan dan kesempatan untuk memamerkan keterampilan mereka dengan nilai dua gol jika pemain bisa melakukan tendangan voli atau sundulan menyilang.

Itulah rahasia Fergie. Meski musim lalu MU tidak juara, namun permainan indah klub ini selalu dinanti para penggemarnya. Tidak heran, sebuah gol Wayne Rooney yang dilakukan dengan tendangan overhead ke Manchester City ditahbiskan sebagai gol terindah sepanjang sejarah Liga Primer Inggris.
Baca Selengkapnya- Mau Tahu Rahasia Alex Ferguson Melatih MU?

Rabu, 11 Juli 2012

Jagad Bebas Sejarah Munculnya Adu Penalti


Sebelum tahun 1976, pemenang pertandingan Piala Eropa ditentukan dengan sistem yang melelahkan jika hingga perpanjangan waktu usai belum juga ada tim yang unggul. Ketika itu, selesainya Piala Eropa pun tak bisa dipastikan dan muncul kerisauan turnamen tersebut diperpanjang tanpa kejelasan batas waktu.

Pada Piala Eropa 1968 di Italia, misalnya, tuan rumah berhasil menembus final dan berhadapan dengan Yugoslavia di Stadio Olimpico, Roma, pada 8 Juni. Hasilnya, skor kedua tim imbang 1-1, yang tetap berlanjut hingga perpanjangan waktu berakhir.

Pertandingan akhirnya diulang dua hari kemudian. Kali ini, Italia mampu menggulung Yugoslavia dengan unggul dua gol tanpa bisa dibalas lawan. Pada pertandingan-pertandingan Piala Eropa sebelumnya, laga ulang tak perlu dilakukan karena salah satu tim bisa mendapatkan angka lebih tinggi dari kompetitornya.

Pada Piala Eropa 1976, adu penalti untuk menentukan pemenang digelar pertama kalinya dalam final di Stadion Crvena Zvezda, Beograd, pada 20 Juni. Jerman Barat dan Cekoslowakia berebut gelar juara. Setelah perpanjangan waktu selesai, skor tetap imbang 2-2.

Cekoslowakia akhirnya memboyong trofi Henri Delaunay untuk pertama kali setelah gelandang Antonin Panenka menjadi penentu kemenangan. Ia menjebol gawang Jerman Barat yang dijaga Sepp Maier dengan tendangan kondang bernama chip shot. Skor laga tersebut berakhir 5-3.

Peraturan mengenai adu penalti ditetapkan Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mulai tahun 1970. Piala Eropa 1976 merupakan salah satu pesta sepak bola akbar paling awal yang pesertanya melakukan adu penalti.

Selanjutnya, Piala Dunia 1982 menjadi pesta sepak bola yang menerapkan adu penalti saat Jerman Barat menghadapi Perancis di semifinal. Adu penalti berakhir dengan skor 5-4 untuk kemenangan Jerman Barat. Selanjutnya, adu penalti lazim diadakan dalam berbagai turnamen sepak bola, termasuk Piala Eropa.

Seiring waktu, laga yang berakhir dengan adu penalti kerap disayangkan sebagian pencandu sepak bola karena dinilai lebih mengandalkan nasib baik ketimbang teknik bermain. Meski demikian, ada juga kalangan yang menyebut adu penalti justru menarik.
Baca Selengkapnya- Sejarah Munculnya Adu Penalti

Jumat, 29 Juni 2012

Jagad Bebas Mantan Pelatih Barcelona Pep Guardiola Bermalam Minggu di Indonesia


Indonesia kembali akan kedatangan sosok tersohor dari dunia sepak bola. Setelah Fernando Morientes, Edwin van der Sar, dan Jose Mourinho, kini mantan Pelatih Barcelona, Josep "Pep" Guardiola, bakal hadir di Indonesia, Sabtu (30/6/2012).

Kedatangan Guardiola ke Indonesia merupakan undangan dari RCTI. Nantinya, Guardiola bakal menjadi tamu spesial dalam acara bertajuk "Sportacular Edisi Special 'Pep' Guardiola".

"Guardiola bakal memberikan analisis mengenai partai final Piala Eropa 2012 antara Spanyol melawan Italia. Acara tersebut akan berlangsung pada pukul 17.00-18.30 WIB, besok (30/6/2012) di Kebon Jeruk Jakarta," jelas perwakilan dari RCTI, Sari Rachtia.

Guardiola akan mendarat di Tanah Air sekitar pukul 11.30 WIB besok. Tidak diketahui di mana tempat Guardiola menginap selama berada di Indonesia. Pelatih berusia 41 tahun itu dikabarkan akan berkunjung ke Indonesia hanya selama dua hari.

Rencana kedatangan Guardiola ke Indonesia memang cukup ditunggu. Pasalnya, Guardiola merupakan pelatih tersukses Barcelona dengan mempersembahkan 14 gelar dalam empat tahun karier kepelatihannya di Camp Nou.

Baca Selengkapnya- Mantan Pelatih Barcelona Pep Guardiola Bermalam Minggu di Indonesia

Jagad Bebas Inilah Dua Alasan Mendasar Tersingkirnya Jerman


Kekalahan Jerman 1-2 dari Italia di babak semifinal Kejuaraan Eropa tidak pelak menjadi berita besar seantero Eropa. Maklum, Jerman yang begitu perkasa dih adapan para pesaingnya sepanjang Kejuaraan Eropa tahun ini justru tersisih di fase semifinal. Sirna sudah harapan Jerman menyudahi paceklik gelar sejak terakhir kali mereka rasakan di Kejuaraan Eropa 1996 silam.
Tim Panser tampil tanpa cacat di fase penyisihan grup. Di babak perempat final tim asuhan Joachim Loew itu melumat Yunani 4-2. Namun kedigdayaan Jerman hanya sampai di situ. Tim Panser seakan tidak berdaya di hadapan musuh abadinya, Italia. Philipp Lahm dan kawan-kawan hanya bisa terpana melihat gawang Manuel Neuer bergetar lewat dua gol yang disarangkan Mario Balotelli.

Selepas pertandingan, beragam analisis soal kekalahan Jerman pun mulai mengemuka di ruang publik. Situs resmi UEFA melansir, setidaknya ada dua kesalahan mendasar kekalahan tipis 1-2 Jerman atas Italia. Melihat rekaman pertandingan, Jerman sebenarnya memulai pertandingan sangat baik. Namun, Italia yang mampu mengungguli penguasaan bola mampu Die Mannschaft sulit mengembangkan permainan.

Permainan cemerlang yang diperlihatkan pemain veteran Andrea Pirlo membuat Jerman berada dalam kesulitan besar. Pemain milik Juventus itu dengan cerdik mampu menguasai lini tengah permainan.
Kekalahan Jerman tersebut akhirnya bermuara pada dua faktor sederhana yang lumrah dalam sepakbola, yakni pertahanan Jerman sangat buruk bagi terciptanya dua gol Italia dan Jerman tidak mampu memanfaatkan dengan baik dua peluang yang mereka punya.

Pertahanan Jerman rapuh
Ini bisa terlihat saat pemain bertahan Jerman, Matt Hummels melakukan kesalahan. Dia terlambat menutup gerakan Antonio Cassano. Penyerang AC Milan itu akhirnnya sukses mengirim umpan lambung ke kotak penalti yang berhasil dijangkau dengan tandukan oleh Mario Balotelli untuk membuka keunggulan Italia.

Pun dengan gol kedua di mana perangkap off-side Jerman tidak bekerja dengan sempurna saat terciptanya gol kedua. Mendapat umpan jauh dari Riccardo Montolivo, Balotelli berlari seorang diri di jantung pertahanan Jerman. Mendapat ruang tembak cukup, Balotelli kembali mengoyak jala Manuel Neuer lewat tendangan jarak jauhnya.
Sang kapten, Philipp Lahm yang menjadi orang terakhir di barisan pertahanan Jerman tidak bisa berbuat banyak saat menghadang striker kekar Manchester City itu.

Jerman tidak mampu mengkonversikan peluang
Faktor ini memang terdengar sederhana. Tapi kenyatannya demikian. Andai Jerman mampu mengonversikan kesempatan yang didapat menjadi gol, tentu hasil akhirnya akan berbeda. Setidaknya, jika Jerman mampu menciptakan gol bukan di menit akhir pertandingan tentu akan lain ceritanya. Jerman mendapat peluang emas lewat Marco Reus dan Philipp Lahm.

Sial buat Tim Panser, mereka baru mendapatkan secercah harapan lewat penalti yang dieksekusi Mesut Ozil di menit 90+2. Mustahil bagi Jerman menyamakan kedudukan mengingat sempitnya waktu.

Mungkin, dibutuhkan sedikit keberuntungan bagi Jerman untuk meminimalisir kekurangan ini. Dan Italia lebih baik dalam memanfaatkan kesempatan untuk meraih kemenangan.

Sumber
http://bola.vivanews.com/news/read/331192-dua-alasan-mendasar-tersingkirnya-jerman


Baca Selengkapnya- Inilah Dua Alasan Mendasar Tersingkirnya Jerman

Jagad Bebas Dari 12 Pacar Bintang Bola Euro, Inilah yang Paling Seksi



Siapa istri dan kekasih pemain (WAGs) sepakbola di gelaran semifinal Euro 2012 di Polandia- Ukraina?

Situs Blick.ch membuat polling dan berhasil menjaring 15,000 pembacanya untuk mengetahui jawabannya. Pembaca situs tersebut menobatkan Sara Carbonero, presenter televisi yang juga kekasih Iker Casillas sebagai yang terseksi dengan perolehan dukungan 18 persen pembaca atau lebih dari 2.500 dukungan.

Di bawahnya adalah Lena Gercke, kekasih Sami Khedira, dengan 15,5 persen dukungan atau sekitar 2.300 suara. Akan halnya istri Kapten Timnas Italia Gianluigi Buffon, Alena Seredova, dia berada di posisi ketiga dengan 15 persen dukungan.
Kekasih Bastian Schweinsteiger Sarah Brandner berada di urutan keenam dengan 8,1 persen dukungan. Yang mengejutkan adalah posisi Shakira, kekasih Gerard Pique. Dia di urutan kedelapan dengan 6,9 persen dukungan.

Peringkat Irina Shayk, kekasih ujung tombak Portugal, Christiano Ronaldo tepat berada di atasnya. Model seksi asal Rusia yang gemar memiara anjing ini berada di urutan ketujuh dengan 7,5 persen suara. Berikut daftar lengkapnya.

12 WAGs Terseksi
------------------------------------
1. Sara Carbonero     18,0 Persen
2. Lena Gercke     15,5 Persen
3. Alena Seredova     15,0 Persen
4. Silvia Meichel     10,3 Persen
5. Lara Alvarez     9,8 Persen
6. Sarah Brandner     8,1 Persen
7. Irina Shayk     7,5 Persen
8. Shakira         6,9 Persen
9. Silvia Hsieh     3,4 Persen
10. Cristina De Pin     2,4 Persen
11. Ivone Meireles     2 Persen
12. Daniela Martins     1,1 Persen.
Baca Selengkapnya- Dari 12 Pacar Bintang Bola Euro, Inilah yang Paling Seksi

Jagad Bebas Orang Utan Kebun Binatang Surabaya Ramal Italia Juara Piala Eropa


Binatang jago meramal hasil pertandingan sepakbola tidak hanya ada di Jerman, maupun Singapura. Di Surabaya, ada Orang Utan asal Kalimantan, yang jago meramal negara mana yang bakal menjadi juara Piala Eropa 2012.

Binatang penghuni Kebun Binatang Surabaya ini meramalkan jika Italia akan mengalahkan Spanyol, dalam final Piala Eropa 2 Juli 2012 mendatang.

Tini, Orang Utan berusia 14 tahun itu terlebih dahulu menyapa pengunjung KBS yang sedang duduk di tribun penonton di ruang animal show. Tini sempat membuat pengunjung kagum dan tertawa, ketika dia membersihkan sampah plastik yang berserakkan, kemudian dimasukkan ke dalam keranjang yang dibawanya kemana-mana. Setelah semua sampah terkumpul di keranjang yang dibawanya, Tini membuang sampah tersebut ke tong sampah.

Usai tampil pada salah satu event Animal Show, Tini berjalan bersama Tyo sang keeper (pawang) masuk ke arena di hadapan pengunjung. Ketika di bibir 'panggung' Tini berdiri, dan seorang pegawai KBS meletakkan timba warna hitam yang di dalamnya dipenuhi pasir.

Di atas timba tersebut terdapat 2 potongan kayu dan papan yang masing-masing terdapat bendera tim finalis Piala Eropa 2012, Italia dan Spanyol.

Kemudian, Tini berjalan sendiri menuju ke 2 bendera itu. Kemudian Tini memegang kedua bendera itu. Bendera Italia di tangan kanan dan Spanyol di tangan kiri. Setelah itu, Tini mengangkat gambar bendera Italia lebih tinggi. Kemudian tangan kirinya melepaskan potongan kayu yang terdapat gambar bendera negara 'matador' Spanyol.

Usai memilih Italia, Tini berjalan menuju ke arah penonton sambil menunjukkan bahwa dia memilih Italia sebagai Juara Piala Eropa 2012. Pengunjung pun bertepuk tangan mengapresiasi-ramalan Orang Utan itu.

Sebelum meramal tim finalis yang akan menjuarai Piala Eropa 2012 ini, Tini juga sempat meramal tim babak perempat final yang akan lolos menuju ke babak final.

Pada pertandingan antara Spanyol versus Portugal, Tini mengambil gambar bendera negara Spanyol. Hasilnya, Spanyol lolos menuju ke final setelah mengalahkan Portugal dalam drama adu penalti.

Kemudian pada pertandingan antara Italia versus Jerman, lagi-lagi Tini menunjukkan kebolehannya meramal dengan memilih bendera Italia. Lagi-lagi ramalan Tini cocok dan Itali lolos mengalahkan Jerman dengan skor 2-1 untuk menuju ke partai puncak.

Apakah ramalan Tini ini kembali berhasil seperti 2 pertandingan sebelumnya. Kita lihat nanti pada pertandingan final antara Itali versus Spanyol. Karena bersifat ramalan, kadang tebakan ini bisa benar, kadang bisa meleset.


Sumber
http://surabaya.detik.com/comment/2012/06/29/151102/1954115/466/orang-utan-kebun-binatang-surabaya-ramal-italia-juara-piala-eropa
Baca Selengkapnya- Orang Utan Kebun Binatang Surabaya Ramal Italia Juara Piala Eropa

Kamis, 28 Juni 2012

Jagad Bebas Kumpulan Foto Italia Bungkam Jerman, Italia Melaju ke Final



Tim nasional Italia berhasil lolos ke partai puncak Piala Eropa setelah mengalahkan Jerman 2-1 pada babak semifinal di National Stadium, Warsawa, Kamis 28 Juni 2012.

Baru 36 menit laga berjalan, Italia sudah unggul 2-0 berkat gol-gol Mario Balotelli. Gol pertama Balotelli tercipta pada menit 20. Umpan tarik Antonio Cassano sukses ia sundul masuk ke gawang Manuel Neuer.

Selang 16 menit, bomber Manchester City itu kembali menunjukkan kelasnya. Lolos dari perangkap offside, ia langsung menggiring bola dan melepas tendangan geledek yang membuat Neuer tak berdaya. Der Panzer cuma bisa membalas satu gol melalui tendangan penalti Mesut Oezil di masa injury time.

Di partai puncak, Italia akan menghadapi Spanyol. Kedua tim sempat bertemu di babak penyisihan Grup C dan bermain imbang 1-1.
Laga final akan digelar di Olympic Stadium, Kiev, pada Minggu, 1 Juli 2012.


http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/06/29/161448_german-vs-italia_641_452.jpg
http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/06/29/161447_german-vs-italia_641_452.jpg
http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/06/29/161444_german-vs-italia_641_452.jpg
http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/06/29/161442_german-vs-italia_641_452.jpg
http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/06/29/161441_german-vs-italia_641_452.jpg
Baca Selengkapnya- Kumpulan Foto Italia Bungkam Jerman, Italia Melaju ke Final

Jagad Bebas Banjir Air Mata di Ruang Ganti Timnas Jerman


Banjir Air Mata di Ruang Ganti Timnas Jerman
Air mata mengalir di ruang ganti timnas Jerman setelah mereka tersingkir dari Piala Eropa 2012. Jerman harus mengakui kehebatan Italia yang berhasil memenangkan semifinal semalam dengan skor 2-1.

''Di ruang ganti, air mata mengalir. Tak ada satu pun yang berkata sepatah kata,'' kata Joachim Loew, pelatih timnas Jerman, seperti dikutip Goal.
Pelatih berusia 52 tahun itu mengatakan pemainnya sangat terpukul. Mario Balotelli, striker timnas Italia, memborong dua gol di babak pertama. Jerman hanya bisa membalas satu gol lewat penalti Mesut Ozil ketika peluit panjang tinggal di detik-detik terakhir.
Meski demikian, Loew menyatakan timnya sudah bermain bagus sepanjang turnamen Euro 2012. Dia hanya menyayangkan kesalahan pemainnya yang membuat Balotelli menghukum mereka dengan dua gol.
''Kami sangat kecewa. Tapi, kami tidak seharusnya membuat kesalahan yang menjadi tanda tanya besar. Tim memainkan sebuah turnamen yang luar biasa.''


Baca Selengkapnya- Banjir Air Mata di Ruang Ganti Timnas Jerman

Jagad Bebas Inilah Penyebab Kekalahan Jerman


foto
Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Loew, mengutarakan beberapa faktor penting yang menjadi penyebab kekalahan timnya. Jerman harus mengakui keunggulan 1-2 dari Italia, dalam pertandingan semifinal Euro 2012, di National Stadium, Jumat dinihari 29 Juni 2012.

“Kami kehilangan organisasi permainan setelah gol pertama,”kata Loew. “Kami menghindari, namun gol kedua kemudian datang.”

Jerman mampu menguasai jalannya laga dalam 15 menit pertama. Loew menilai gol pertama Mario Balotelli pada menit ke-20 sudah menggoyahkan ritme permainan timnya.

Para pemain belakang Jerman terlihat tak berkonsentrasi. Antonio Cassano dengan mudah melepaskan diri dari pengawalan Matts Hummels, sementara Balotelli sukses memperdayai Holger badstuber dan Manuel Neuer.

Gol kedua tercipta melalui serangan balik di menit ke-36. Balotelli berhasil lolos dari jebakan offside, kemudian menendang bola dari jarak jauh. Gol itu semakin membuat Jerman tertekan. Mereka harus mengejar defisit dua gol hingga turun minum.

“Pada babak kedua, kami telah menunjukkan kemampuan dan mencoba dengan berbagai cara,” ujar Loew. “Namun kami tidak bisa mendapatkan gol.” Jerman baru bisa mencetak gol di menit akhir pertandingan lewat sepakan penalti Mesut Oezil.

Mengenai pemilihan pemain, Loew juga memiliki alasan. Ia menurunkan Toni Kroos daripada Thomas Muller. Loew juga memainkan Gomez sejak awal laga, sementara Miroslav Klose baru main di babak kedua.

“Gomez mencetak tiga gol, dan telah menampilkan performa bagus di sesi latihan,” kata Loew.”Saya juga ingin Kroos di dalam tim, sehingga ia bisa berperan di antara para gelandang Italia. Saya harus membuat beberapa pergantian pemain. Saya harus mempertaruhkan semuanya dan mencoba sesuatu.”
Baca Selengkapnya- Inilah Penyebab Kekalahan Jerman

Jagad Bebas Prediksi Akurat Jerman vs Italia


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglNS2in8uWBE-bTrAl17TnJvX_v393IsYVNQhTokPH54rJwuENwuIhqxA_VMDxUU60uh_iUf1Bid88TPNdvGf8ekU5hiwrWuiGbxCvC_2B8AZh-0QygEkaBm5zDTLv3DKG5A8uzjWZrhP8/s1600/jerman_vs_italia.jpg
Joachim Loew akan menginstruksikan Jerman untuk bermain dengan tempo tinggi kala menghadapi Italia di babak semifinal. Loew ingin memanfaatkan masalah kebugaran yang dihadapi oleh Gli Azzurri. Nah menurut Anda siapa yang akan menang Jerman vs Italia nanti malma?


Italia sampai ke semifinal setelah menyingkirkan Inggris di perempatfinal. Kepastian lolosnya Italia ke babak empat besar harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga 120 menit + Drama adu penalti, pasti pasti sangat melelahkan

Jerman punya waktu istirahat dua hari lebih banyak dari italia.

Hal itulah yang akan coba dimanfaatkan oleh Loew. Pelatih berusia 52 tahun itu akan menginstruksikan Mesut Oezil cs. untuk bermain dengan tempo cepat untuk menguras tenaga Italia.

"Mungkin di babak kedua kami akan menaikkan tempo untuk membuat mereka lebih lelah, siapa tahu? Saya pikir itu akan baik untuk kami," sahut Loew seperti diwartakan AFP.

Meski demikian, Loew tetap menaruh kepwaspadaan pada juara dunia tahun 2006 itu. Bagaimanapun kemenangan atas Inggris dinilai Loew akan memberi motivasi tambahan untuk tim arahan Cesare Prandelli itu.

"Saya tidak melihat masalah pada pemain Italia, mereka sudah punya empat hari untuk memulihkan kondisi, mereka akan melakukan yang terbaik untuk fit," imbuh Loew.

"Ini adalah sesuatu yang juga kami pikirkan, mereka memenangi pertandingan dan itu selalu memberi energi lebih," tutupnya.

Head to head Jerman vs Italia:
10 Feb 2011 Jerman  [ 1 - 1 Italia
05 Jul 2006 Jerman  [ 0 - 2 Italia
02 Mar 2006 Italia  [ 4 - 1 Jerman

Lima pertandingan terakhir Jerman:
23 Jun 2012 Jerman  [ 4 - 2 ] Yunani
18 Jun 2012 Denmark [ 1 - 2 ] Jerman
14 Jun 2012 Belanda [ 1 - 2 ] Jerman
10 Jun 2012 Jerman  [ 1 - 0 ] Portugal
01 Jun 2012 Jerman  [ 2 - 0 ] Israel

Lima pertandingan terakhir Italia:
25 Jun 2012 Inggris [ 0 - 0 ] Italia
19 Jun 2012 Italia  [ 2 - 0 ] Irlandia
14 Jun 2012 Italia  [ 1 - 1 ] Kroasia
10 Jun 2012 Spanyol [ 1 - 1 ] Italia
02 Jun 2012 Italia  [ 0 - 3 ] Rusia

Prediksi Skor Jerman vs Italia 29 Juni 2012

Prediksi Jerman vs Italia menang Home 51% : Away 49%

Hasil Jerman vs Italia

Jika Jerman menang
2-0
1-0

Jika Italia menang
0-1
1-2

Draw
0-0
1-1

Penalti
3-2
Baca Selengkapnya- Prediksi Akurat Jerman vs Italia

Jagad Bebas Inilah Surat Exco PSSI Terkait Larangan Pemain ISL Perkuat Timnas


Inilah surat Exco terkait larangan pemain ISL perkuat Timnas
Timnas U-22 telah resmi mengumumkan nama-nama pemain yang akan memperkuat Timnas pada ajang Piala Asia U-22. Secara mengejutkan, tidak ada satupun nama pemain ISL dalam daftar tersebut.
Hal tersebut memang sangat mengherankan. Pasalnya beberapa hari yang lalu ada tiga pemain ISL yang telah bergabung dalam pemusatan latihan Timnas U-22 di Yogyakarta. Usut punya usut, para pemain ISL tersebut kembali ke klubnya masing-masing setelah ada surat dari Komite Eksekutif PSSI versi La Nyalla Mahmud Mattalitti
Dalam surat bernomor 025/EXCO-PSSI/VI/2012 Jakarta, 26 Juni 2012, perihal penegasan pemanggilan pemain Tim Nasional Indonesia, pada poin satu La Nyalla yang mewakili Komite Eksekutif PSSI, meminta agar klub ISL yang berada di bawah naungan PSSI hasil KLB Ancol untuk tidak memenuhi pemanggilan PSSI.
Berikut surat lengkap Komite Eksekutif yang di broadcast La Nyalla lewat lanyanan Blackberry Messenger.
Kepada Yth. Ketua Umum Klub Peserta Indonesia Super League 2011/2012 di- Tempat
Dengan Hormat, Sehubungan dengan pemanggilan pemain Tim Nasional Indonesia U-22 oleh PSSI untuk mengikuti Babak Penyisihan AFC Cup U-22, bersama ini kami menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Bahwa seluruh anggota PSSI termasuk klub peserta Indonesia Super League 2011/2012 yang berada di bawah organisasi PSSI hasil Kongres Luar Biasa PSSI pada tanggal 18 Maret 2012 di Ancol agar bersikap konsisten untuk tidak mengakui kepengurusan PSSI di bawah Djohar Arifin termasuk tidak memenuhi permintaan pemain untuk memperkuat tim nasional Indonesia di semua level.
  2. Bahwa terhadap pemanggilan pemain ke Tim Nasional di semua level akan dijalankan oleh klub anggota PSSI hasil Kongres Luar Biasa PSSI pada tanggal 18 Maret 2012 di Ancol setelah mendapatkan persetujuan dari Joint Committee PSSI yang dibentuk berdasarkan hasil MoU antara PSSI, KPSI dan ISL.
  3. Bahwa ditegaskan kepada seluruh klub anggota PSSI hasil Kongres Luar Biasa PSSI pada tanggal 18 Maret 2012 di Ancol agar dapat memperhatikan poin 1 dan poin 2 di atas serta menghormati hal-hal yang telah disepakati dalam MoU (PSSI, KPSI dan ISL) tanggal 7 Juni 2012.
Demikian hal ini disampaikan. Atas perhatian dan kehadirannya diucapkan terima kasih. PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA Ketua Umum.

Baca Selengkapnya- Inilah Surat Exco PSSI Terkait Larangan Pemain ISL Perkuat Timnas

Jagad Bebas Ups.. Cristiano Ronaldo Trauma Adu Penalti


Ups.. Cristiano Ronaldo Trauma Adu Penalti?
Alasan mengapa Cristiano Ronaldo tidak menjadi eksekutor pertama masih menjadi teka-teki. Dengan menjadi penendang pertama, Ronaldo sejatinya bisa menjadi penyemangat rekan setimnya dalam adu penalti lawan Spanyol di semifinal Piala Eropa 2012. Portugal akhirnya tersingkir setelah kalah duel penalti 2-4 dari Spanyol. Ronaldo, yang menjadi eksekutor kelima Portugal, tak sempat menjalankan tugasnya setelah Cesc Fabregas mengunci kemenangan Spanyol 4-2.

Ronaldo diduga memilih menjadi penendang terakhir karena trauma adu penalti. Tepat dua bulan lalu, Ronaldo tampil sebagai algojo pertama saat Real Madrid menghadapi Bayern Muenchen dalam adu penalti di semifinal Liga Champions 2011/2012. CR7 gagal melakukan tugasnya dan Real Madrid tersingkir setelah kalah adu penalti 1-3.
''Kalau bukan karena pengalaman tersebut, dia (Cristiano Ronaldo) mungkin memilih pergi pertama lawan Spanyol,'' tulis Yahoo Sports. ''Posisi (eksekutor pertama) yang biasanya diharapkan diambil oleh pemain penting seperti Ronaldo.''

Ketika masih berbaju Manchester United, Ronaldo juga mengalami trauma adu penalti ketika menghadapi Chelsea di final Liga Champions 2007/2008. Turun sebagai algojo ketiga, Ronaldo gagal melakukan eksekusi penaltinya. Beruntung karena Manchester United akhirnya masih bisa menjadi juara Eropa.
Baca Selengkapnya- Ups.. Cristiano Ronaldo Trauma Adu Penalti

Jagad Bebas Data dan Fakta Jerman vs Italia


Jerman dan Italia adalah dua tim besar yang punya tingkat kemenangan tinggi setiap kali tampil di babak semifinal turnamen besar. Siapa yang akan menang dalam laga mereka nanti malam?

Berikut ini sejumlah fakta dan data terkait duel kedua tim tersebut di semifinal Piala Eropa 2012 di Kiev, Ukriana, Jumat (29/6/2012) dinihari WIB, seperti dikutip dari BBC dan Reuters:

Head-to-head

- Di kompetisi Piala Dunia dan Piala Eropa, kedua tim telah bertemu tujuh kali. Jerman tak pernah menang, seri empat kali, kalah tiga kali. Italia menundukkan rivalnya itu di semifinal Piala Dunia 1970 dan 2006, serta di final Piala Dunia 1982.

- Dua pertemuan terakhir mereka di Piala Eropa berakhir imbang: 1-1 di babak grup di edisi 1988 dan 1-1 di fase grup 1996.

- Total kedua negara sudah bertarung 30 kali. Italia menang 14 kali, Jerman 7 kali, sisanya (9) berakhir seri. Kali terakhir Jerman menang terjadi 17 tahun silam, dengan skor 2-0 dalam laga persahabatan di Zurich, Swiss, pada 21 Juni 1995.

Jerman

- Menurut UEFA, Jerman memenangi 15 pertandingan kompetiti terakhirnya, dan itu sebuah rekor dunia baru. Kekalahan terakhir mereka itu terjadi dua tahun lalu di Afrika Selatan, saat takluk 0-1 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2010.

- Dari 15 pertandingan tersebut, Miroslav Klose dan Mario Gomez mencetak 19 gol: Klose 10, Gomez sembilan.

- Sebelumnya Jerman sudah tampil di semifinal Piala Eropa sebanyak enam kali, hanya satu kali gagal ke final, ketika kalah 1-2 dari Belanda di kandangnya sendiri di tahun 1988. Secara keseluruhan, Jerman mencapai babak semifinal turnamen besar sebanyak 17 kali -- hanya kalah enam kali.

- Menurut Opta, hanya Mats Hummels dan Sami Khedira pemain yang sudah melakoni empat pertandingan di Piala Eropa 2012 tanpa satu kali pun dilanggar pemain tim-tim lawannya.
Baca Selengkapnya- Data dan Fakta Jerman vs Italia

Rabu, 27 Juni 2012

Jagad Bebas Beginilah Cara Pemain Inggris Lupakan Kekalahan Euro 2012 (Plus Foto)


Beginilah Cara Pemain Inggris Lupakan Kekalahan Euro 2012
Kekalahan memang menyedihkan. Namun, para pemain timnas Inggris enggan berlama-lama bersedih. Berselang beberapa hari setelah kalah dari Italia, para pemain Inggris mulai bisa melupakan kekalahan mereka.

Steven Gerrard misalnya. Dia sudah tampak menikmati hari yang menyenangkan bersama keluarganya tak jauh dari rumah mereka di Fromby. Meninggalkan bayi mereka di rumah, pasangan Gerrard berjalan bersama kedua putri mereka setelah meninggalkan sebuah kafe. Mereka pun tampak santai dengan busana kasual. Gerrard sendiri terlihat nyaman dengan kemeja ungu kotak-kotak yang dipadu dengan jeans abu-abu dan sepatu putih. Wayne Rooney juga melakukan hal serupa. Bersama sang istri, Coleen, dia menikmati saat santai di sebuah hotel mewah di Los Angeles, AS. Keduanya terlihat berada di kolam renang hotel dan asyik berjemur. Mereka tampak menikmati waktu santai itu dan sempat pula membalurkan tabir surya. Wayne juga sempat menceburkan diri dalam kolam. Sedangkan Coleen terus asyik memainkan iPad selama waktu berjemur itu.
Di AS juga, Ashley Cole terlihat tiba di bandara Los Angeles. Tidak diketahui apakah dia satu pesawat dengan Wayne dan Coleen, yang jelas dia hanya sendirian saat menuju hotel. Pemain berusia 31 tahun itu terlihat santai dengan celana abu-abu, kaus hitam, dan headpohone biru besar yang dikalungkan ke leher saat menunggu kendaraan datang.





























Ashley Cole

Wayne Rooney















































Steven Gerrard dan keluarga
Baca Selengkapnya- Beginilah Cara Pemain Inggris Lupakan Kekalahan Euro 2012 (Plus Foto)

Jagad Bebas Jelang Lawan Italia,Pemain Timnas Jerman Nonton Spider Man


Di sela-sela persiapan menghadapi laga menentukan di semifinal Piala Eropa 2012 melawan Italia, dini hari nanti, anggota tim Jerman masih menyempatkan diri untuk bersantai.

Dipimpin manajer Oliver Bierhoff, Mesut Oezil cs menonton film yang baru saja dirilis, The Amazing Spider-Man. Anggota Tim Panser juga bergaya dengan kacamata hitam karena menyaksikan Spider Man edisi 3D.

Mereka menggelar acara itu di sebuah ruangan khusus dengan layar khusus pula di hotel tempat menginap di Gdansk, Polandia. Mereka menyaksikannya dari 4 sofa dan beberapa kursi, karena tak semua pemain Jerman ikut.

Mesut Oezil, Sami Khedira dan kiper cadangan Tim Wiese berada di sofa deretan terdepan bagian kiri. Di sofa sebelah kanan depan diisi di antaranya oleh Per Mertesacker dan Lars Bender.

Di sofa belakang diisi oleh Andre Schuerrle dan Marco Reus. Sedangkan Bierhoff duduk di tengah-tengah dari 4 sofa itu. Tapi, ketika akan difoto, ia duduk di antara dua sofa terdepan.

Sayangnya, pada acara 'nonton bareng' ini tak dihadiri geng Bayern Munich. Kapten Phillipp Lahm, Bastian Schweinsteiger dan Mario Gomez tak tahu entah kemana.

Anggota tim Jerman terlihat rileks dan mengembangkan senyumnya saat difoto. Tak tampak wajah-wajah khas Jerman yang keras dan tegang di ruangan itu.
Baca Selengkapnya- Jelang Lawan Italia,Pemain Timnas Jerman Nonton Spider Man